MethampetamineNewsBalikpapan –
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Balikpapan Kalimantan Timur menyatakan kotanya menjadi salah satu target penyelundupan narkoba sindikat internasional. Sejumlah pengungkapan kasus narkoba diantaranya berasal dari pasokan luar negeri seperti India dan China.
“Lubang-lubang tikus di Balikpapan ini masih banyak sekali dan dimanfaatkan mereka,” kata Kepala Seksi Berantas Badan Narkotika Nasional Kota Balikpapan Sumartono Sudin, Kamis (26/12).
Sumartono menyebutkan sejumlah jalur menjadi titik penyelundupan narkoba seperti Bandara Sepinggan, perbatasan Malaysia hingga jalur laut Balikpapan. Bea Cukai Balikpapan merilis tangkapan narkoba 10 kilogram sabu sabu diduga jaringan internasional.
Kota Balikpapan merupakan kota yang punya karakteristik berkembang menuju kota metropolitan. Masyarakat Balikpapan yang heterogen jadi alat persembunyian sindikat narkoba internasional.
Sumartono menduga narkoba yang masuk di Balikpapan untuk memenuhi pasar wilayah Indonesia timur. Kota Samarinda kemungkinan menjadi jalur untuk memasok narkoba itu ke daerah-daerah di luar Kaltim.
“Seperti ke Makassar, Pare-pare maupun daerah lainnya, mereka mendistribusikan kemungkinan jalurnya bisa melalui Samarinda,” ujarnya.
Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea & Cukai Balikpapan Djanurindo Wibowo menyatakan pihaknya telah mengungkap 10 kilogram penyelundupan narkoba. Namun demikian, dia tidak memungkiri bila ada diantaranya yang lolos dari pengawasan petugas.
“Bisa saja (ada yang lolos), tapi kita selalu terus berupaya mempersempit ruang gerak mereka, melakukan pengawasan, dan kasuspenyeludupan ini cenderung naik sepanjang tahun ini, baik melibatkan orang Indonesia maupun warga asing,” ujar Djanurindo.
Sebelumnya Petugas Bea &Cukai Balikpapan berhasil menggagalkan penyeludupan narkotika jenis sabu seberat 4.010 gram atau sekitar 4 kilogram senilai Rp 8 miliar di Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan, Kamis (19/12) sekitar pukul 17.15 wita.
Selain mengamankan barang bukti sabu, petugas juga menangkap seorang pria warga negara Vietnam berusia 42 tahun yang mencoba menyeludpkan barang terlarang itu. Sabu itu dibawa dari India.