Senpi RevolverNewsBalikpapan –

Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menembak mati dua perampok bersenjata api inisial R dan B di Desa Bangun Mulya Kecamatan Waru Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis (26/2) pukul 14.00 Wita. Para perampok ini merupakan DPO polisi kasus pencurian toko emas di Ketapang Kalimantan Barat.

“Dua meninggal, satu ditangkap dan satu buron,” kata Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Timur, Komisaris Besar Fajar Setiawan, Kamis (26/2).

Fajar mengatakan polisi mengintai rumah persembunyian pelaku sejak pukul 11.00 Wita hingga 14.00 Wita. Polisi mengerahkan 30 personil gabungan reskrim terdiri Polda Kaltim, Polda Kalbar dan Polres Penajam Paser Utara.

“Kami intai dan meminta mereka menyerah, tapi malah menembak petugas,” tuturnya.

Sempat terjadi baku tembak antara petugas dan perampok selama beberapa menit. Polisi akhirnya berhasil menembak mati dua pelaku serta menangkap hidup hidup satu diantaranya.

“Tersangka yang hidup inisial T dan kabur inisial A,” paparnya.

Lokasi tempat kejadian perkara, Fajar menyebutkan berhasil disita sejumlah barang bukti perampokan seperti empat senjata api jenis FN, Baretta, Colt 38 dan Revolver Smith & Wesson. Senjata api ini pula yang dipergunakan para pelaku untuk melawan petugas saat penangkapan.

“Mereka juga menyimpan 68 butir peluru jenis senjata api pistol,” ungkapnya.

Personil lapangan sedang membawa para pelaku ke markas Polda Kalimantan Timur di Balikpapan. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kaltim berupaya mengintograsi pelaku yang tertangkap sehubungan rekannya yang buron.

“Sementara akan kami periksa dulu untuk mengejar pelaku lain yang kabur. Namun nantinya Polda Kalbar yang wewenang untuk memproses kasus ini mengingat lokasi perampokan di Ketapang,” tegasnya.

Pencarian Populer:

perampokan kaltim, penangkapan pemain minyak penajam