Balikpapan Dapat Rapor Merah Dari KPK
7 December 2011
MU Tersingkir Dari Liga Champions
8 December 2011

BPKP : Balikpapan Masih Lemah Dalam Pengurusan SIUP

Balikpapan – Rapor merah yang diterima Balikpapan, dari hasil survey yang dilakukan Komisi Pemberantasan (KPK) khususnya tata kelola pemerintah terutama soal pengurusan perijinan menjadi perhatian Walikota Balikpapan Rizal Effendi. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kaltim menyatakan Balikpapan masih lemah dalam pengurusan SIUP, sehingga menjadi penyebab gratifikasi tersebut. “Dari segi lingkungan, keterbukaan didalam ruangan kantor SIUP, terus harus ada tariff dan waktu penyelesaian. Prosedur itu harus dilakukan,” Kepala BPKP wilayah Kaltim M Bahdin, disela-sela sosialsiasi tata pemerintahan Rabu (7/12).

Bahdin mengatakan KPK juga menemukan di kantor pengurusan SIUP belum ada himbauan soal hindari calo dalam pengurusan SIUP. “ KPK selain penilaian pada berkas juga langsung amati proses melalui candid camera. Itu ditayangkan kepada mereka,” ungkapnya.

Karenanya kata Bahdin, dalam pembinaan BPKP diminta untuk melakukan sosialisasi, asistensi, bimbingan tekhnis hingga penerapan sistem pengendalian internal pemerintah(SPIP) yang baik.

Ia menilai, tata kelola pemerintahan di Balikpapan secara umum sebenarnya masih baik. Karena Balikpapan memperoleh angka 6,2 diatas angka minimal yakni 6 dalam tata kelola pemerintahan.

Ia menambahkan, dalam survey yang dilakukan KPK belum lama ini, terdapat 90 item yang disurvey, 45 item diantarnya masih lebih bagus namun harus ada upaya peningkatan.

“Indikatornya Balikpapan selama 3 tahun dapat penilaian Wajar Dengan Pengecualian (WDP), harus meningkat ke WTP. Di Kaltim beluma kabupaten/kota yang memperoleh gelar WTP,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *