Andi Burhanuddin SolongNewsBalikpapan –

DPRD Balikpapan Kalimantan Timur meminta realisasi pembangunan jembatan layang di simpang maut Muara Rapak. Seringnya terjadi kecelakaan jadi alasan utama pembangunan jembatan untuk transportasi Balikpapan.

“Segera dilaksanakan sehingga 2015 sudah terbangun,” kata Ketua DPRD Balikpapan, Andi Burhanuddin Solong, Rabu (12/2).

Burhan mengatakan realisasi pembangunan jembatan layang harus memperoleh dukungan dari masyarakat setempat. Pemerintah daerah tentunya harus membebaskan sejumlah kawasan milik masyarakat untuk pembangunan jembatan layang.

“Masyarakat harus iklas untuk pembangunan kota. Tidak ada alternative lain, supaya 2015 itu dibangun jembatan layang,” paparnya.

Burhan menilai kerapnya kecelakaan di kawasan tersebut disebabkan berbagai factor teknis maupun non teknis. Sopir kendaraan berat kesulitan mengendalikan laju kendaraan diatas jalan yang menurun tajam.

“Tanjakan simpang Rapak itu kan beton semestinya diaspal  saat hujan turunkan licin,” sesalnya.

Anggaran bangun jembatan layang itu tersedia karena dana dapat berasal retribusi dan pajak  yang dipungut oleh Samsat.

Sementara itu Wakil Walikota Heru Bambang mengatakan meminta dishub untuk mengkaji khusus lalulintas bagi kendaraan berat yang melintas diareal itu.

“Harus dikaji khusus oleh Dishub. Truk berat jangan melintas dijam-jam sibuk,” katanya.

Diakui pembangunan jembatan layang pada 2014 ini memang belum dialokasikan pada APBD 2014.