Kelangkaan Semen Balikpapan Mencurigakan
15 December 2011
Rancangan Anggaran Balikpapan Rp 1,8 T
16 December 2011

Permainan Semen Di Distributor Balikpapan

Balikpapan - Terkait kelangkaan semen yang terjadi di Kota Balikpapan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Balikpapan meminta Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk mengawasi tidak rasionalnya lonjakan harga semen yang sudah naik dua kali lipat. “Biasanya hanya sekitar Rp55.000 - Rp.60.000 per sak tetapi sekarang sudah mencapai Rp95.000 lebih per sak," ucap Rendy,saat rapat dengan Pemkot Balikpapan dan Tim Penanggulan Inflasi Daerah (TPID), Kamis (15/12).

Menurut Rendy, kenaikan harga ini juga dibarengi dengan langkanya ketersediaan semen di pasaran. Para anggota Kadin yang sebagian besar merupakan pengusaha konstruksi mengeluhkan kenaikan ini. Bahkan dirinya harus membeli semen dari luar daerah secara langsung agar bisa menyelesaikan proyek yang sedang dikerjakannya.

Rendi menduga ada permainan di tingkat distributor karena pihaknya sudah mengkonfirmasi ke produsen mengenai pengiriman semen. Dia berujar produsen semen sudah menjalankan prosedur sesuai dengan yang
selama ini diterapkan.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Real Estate Indonesia (REI) Balikpapan Andi Sangkuru mengungkapkan,naiknya harga semen juga mempengaruhi perkembangan industri properti. “Pasti ada pengaruhnya karena bahan baku utamanya kan semen,” katanya.

Sedangkan   Pemimpin Kantor Bank Indonesia (KBI) Balikpapan Tutuk Cahyono mengatakan kejadian kenaikan harga seperti ini sebaiknya segera diredam karena bisa memicu tingginya tingkat inflasi.

“Kemungkinan dimanfaatkan oleh segelintir orang demi keuntungan pribadi,” tandasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *