SMP Negeri 20 Balikpapan Seperti Kandang Hewan
11 December 2011
April 2012 BPKAD Balikpapan Terbentuk
11 December 2011

Harus Ada Pemerataan Pendidikkan

Balikpapan - Anggota DPRD Kota Balikpapan Syarifuddin Odang mengakui, kondisi SMP Negeri 20 Karang Joang Balikpapan Utara membuat warga sekitar enggan menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut dan memilih menyekolahkan di sekolah lain. Apalagi sekolah itu kerap di sebut kandang hewan oleh warga sekitar. Akibatnya, sekolah yang didirikan sejak tahun 2000 lalu itu kini hanya memiliki siswa yang tidak banyak yakni tiap tingkatan kelas hanya berisi dua kelas. “Mereka lebih banyak pilih sekolah lain seperti SMP 17 di kilometer 16,5. Itupun mereka sudah penuh jadi dialihkan ke SMP 15 kilometer 9 bahkan ada yang mau sekolah di SMP 21 kilometer 6,” kata odang.

Kondisi tersebut tentu sungguh memprihatinkan, karena jauh dari tujuan awal didirikannya sekolah di KM 20 yakni agar keberadaan sekolah itu untuk memberikan kesempatan bagi warga sekitar untuk mengenyam pendidikkan.

“Sangat memprihatinkan sekali, kesenjangan mencolok. Didirikan sekolah dipinggiran itu agar sekolah di kota tidak dipenuhi siswa yang jauh dari kota. biar dari sisi ekonomi dan transporatsi/angkutan juga mereka terbantu dengan adanya sekolah didekat lingkungan. Ternyata ini belum sepenuhnya terjawab. Pemerataan pendidikan belum sepenuhnya terjadi,” terangnya.

Karenya oddang, meminta kepada Pemerintah Kota (pemkot) Balikpapan agar tidak hanya memikirkan berapa banyak jumlah kelulusan anak sekolah, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan dari lulusan tersebut. Disdik juga didesak agar dalam pemberian bantuan benar-benar memperhatikan kondisi sekolah.

“Jangan sekolah yang sudah kenyang dapat bantuan masih diberi bantuan terus. Harus lihat di lapangan dan perioritas mana sekolah yang harus dibantu, karena ini sangat memprihatinkan dan sungguh ironi,” imbuhnya.

Odang berjanji bersama Komisi IV akan memperjuangkan pemerataan fasilitas sekolah sehingga tercipta kualitas yang baik. “ Kita akan desak persoalan ini agar kedepan tidak kita temui lagi kondisi seperti di SMP 20 itu,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *