PDAM Balikpapan Raih ISO Ketiga
30 December 2011
RTRW Balikpapan 2016-2031 Disahkan 2012
30 December 2011

Biaya Operasional PDAM Balikpapan Mencapai Rp9 miliar

Balikpapan – Direktur Umum PDAM Kota Balikpapan  Khaidir Effendi mengatakan, biaya operasional yang selama ini sudah mencapai Rp 9 miliar per bulan. Karenanya untuk menekan biaya operasional PDAM melakukan penyesuaian (kenaikkan) tarif. Menurut Khaidar, biaya operasional yang tinggi per bulan itu dengan konsumsi energi listrik mencapai Rp 1,8 miliar dan bahan bakar mencapai Rp 1 miliar per bulan. “karena itu dilakukan penyesuaian tarif, untuk menekan biaya operasional,” ucapnya.

Selan itu kata Khaidar, kenaikan dipengaruhi oleh kebijakan dari PLN yang memasukkan biaya penggunaan listrik PDAM sebagai kategori diatas, dengan tarif tiga kali tarif bisnis.

“Kenaikan itu juga menyesuaikan tingkat inflasi kota balikpapan, tercata mencapai rata-rata 7 persen per tahun, yang menaikan beberapa kebutuhan operasional,” terang Khaidar..

Kenaikkan tarif PDAM sebesar 10 persen itu akan mulai efektif pada awal tahun 2012 mendatang. Kenaikan ini merupakan kenaikan tarif yang ketiga kali, sejak Peraturan Daerah (perda) Nomor 3 Tahun 2008 tentang Pemberlakuan Kenaikan. Tarif Air Bersih 10 persen per tahun mulai diberlakukan efektif tahun 2009 lalu.

“Dengan kenaikan ini kami berharap agar tingkat  layanan distribusi air bersih PDAM dapat terus ditingkatkan, sehingga kualitas pelayanan kepada pelanggan dapat dilaksanakan secara maksimal,” tandasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *