NewsBalikpapan –
Industri properti Balikpapan Kalimantan Timur masih lesu selama tiga tahun terakhir. Penjualan perumahan berbagai tipe belum kunjung membaik.
Padahal, sektor pertambangan batu bara berangsur mulai menggeliat di Kaltim.
“Industri properti Balikpapan belum normal. Penjualan properti cenderung turun sejak 2008. Investor masih menunggu perkembangan,” kata Marketing Manager Perumahan Permata Gading, Rendy Rahadian Nata, Sabtu (22/12/2018).
Perusahaan properti Balikpapan bersaing dalam pemasaran produk perumahan berbagai tipe pada masyarakat. Permasalahannya, market pasar properti belum membaik disebabkan pelemahan kondisi ekonomi masyarakat lima tahun terakhir.
Sesuai pengalamannya, Rendy memahami potensi pasar properti terbagi dua katagori.
“Mereka yang membeli rumah untuk ditinggali dan mereka yang membeli rumah sekedar investasi kedepan,” paparnya.
Lantaran itu pula, Rendy menawarkan program khusus dimana konsumen punya kepastian investasi ditanamkan. Perumahan Permata Gading memberikan program buy back garansi atas rumah dibeli konsumen.
“Kami akan membeli kembali rumah tersebut sesuai harga yang dibayarkan konsumen. Jangka waktunya lima tahun setelah akad pembelian,” ujarnya.


