Alat E-KTP Belum Ada di Balikpapan
21 December 2011
Yulidar Gani Dan Yusi Ananda Bakal Bersaing
21 December 2011

Ribuan Guru Honor Balikpapan Terancam Tak Bergaji

Balikpapan – Sebanyak 1.037 guru honor di Kota Balikpapan terancam tak mendapatkan gaji tahun 2012. Pemangkasan anggaran pendidikkan tahun 2012 dalam APBD Kota Balikpapan disebut sebagai pemicunya. Karenanya Dinas Pendidikan Kota Balikpapan tidak bisa menjamin nasib 1.037 guru honor, apakah bisa mendapatkan gaji, pasca terjadinya pemangkasan anggaran pendidikan di tahun 2012.

“Saya tidak bisa menjamin, karena memang ada pemangkasan anggaran,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan Syahrumsah Setia.

Namun Syahrumsah juga tidak bisa memastikan apakah akan ada pengurangan jumlah guru honor tahun 2012. Ia pun mengaku bingung harus mencari dana talangan untuk menutupi gaji guru honor tersebut.

“Saya belum bisa katakana, apakah akan ada pengurangan jumlah guru honor tahun 2012 nanti,” imbuhnya.

Saat ini berdasarkan data yang ada di Dinas Pendidikan Kota Balikpapan, jumlah guru di tahun 2011 sudah mencapai 6 ribu lebih dan sekitar 3.500-an di antaranya merupakan guru negeri.

Ia menjelaskan, pemangkasan anggaran tersebut juga mempengaruhi perbaikan fisik sekolah, di mana di tahun anggaran 2012 Dinas Pendidikan Balikpapan hanya akan memberikan dana rehabilitasi, dan peningkatan sarana belajar.

Anggaran pendidikkan Kota Balikpapan tahun 2012 sebenarnya telah mencapai Rp 350 miliar yang bersumber dari APBD Kota Balikpapan, APBD Provinsi Kaltim dan APBN Pusat dengan total sebesar 37 persen.

Sebelumnya Ketua DPRD Kota Balikpapan Andi Burhanuddin Solong menyatakan pemangkasan dilakukan karena anggaran pendidikan sudah cukup besar. Selain itu agar program pembangunan yang lainnya bisa berjalan dengan baik.

“Untuk sekolah yang ada di kota Balikpapan, harus diingat bahwa pada tahun 2012 akan ada pemangkasan anggaran pendidikan, ini untuk kelancaran pembangunan disektor-sektor lainnya, anggaran pendidikan terlalu besar dan tidak bisa dimaksimalkan penggunaannya oleh Diknas kota Balikpapan,” kata Ketua DPRD.

Ia pun mengingatkan kembali, bahwa tahun 2011 terjadi defisit itu juga mempengaruhi, karena banyak proyek yang terpaksa ditunda. “Karena jika dikalkulasikan seluruh sumber bantuan untuk dunia pendidikan di kota Balikpapan sebesar 37 persen”, tandasnya

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *