Personel Basarnas dan TNI mengevakuasi korban tewas jatuhnya helikopter jenis Mi-17 milik TNI AD ke dalam helikopter milik Basarnas di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Minggu (10/11).NewsBalikpapan –

Komando Daerah Militer VI Mulawarman menyatakan sudah mengevakuasi seluruh korban jatuhnya helicopter M1-17 di Long Pujungan Malinau Kalimantan Utara. Total ada 13 korban tewas serta 6 diantaranya mengalami luka bakar serius.

“Sudah seluruhnya dievakuasi tim,” kata Kepala Penerangan Kodam Mulawarman, Kolonel Legowo Sujatmiko, Senin (11/11).

Korban terakhir berhasil dievakuasi terjepit diantara badan helicopter dan dinding jurang sedalam 30 meter. Para korban langsung diterbangkan ke Tarakan untuk selanjutnya diserahkan pada keluarga.

Saat ini tinggal tim investigasi TNI yang sedang bertugas mengumpulkan data data soal peristiwa jatuhnya helicopter TNI ini. Legowo belum memastikan kapan ini menyelesaikan tugasnya agar hasilnya bisa disampaikan pada public.

“Mereka sedang bekerja, belum tahu kapan selesainya,” paparnya.

Kepala Operasi Basarnas Kaltim Mugiono mengatakan lokasi kejadian menyulitkan untuk proses evakuasi korban. Para personil terkendala cuaca Malinau yang mulai berkabut sejak sepekan terakhir. Mereka terpaksa menyesuaikan dengan kondisi cuaca dengan agenda evakuasi.