
NewsBalikpapan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau meresmikan Kantor Kepala Kampung Bena Baru yang dirangkai dengan Festival Lesung Osap di Kampung Bena Baru, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Kamis (21/5/2026). Peresmian kantor kampung dan festival budaya tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Berau Coal.
Asisten I Setkab Berau, M Hendratno, mewakili Bupati Berau menyampaikan apresiasi kepada PT Berau Coal atas dukungan terhadap pembangunan infrastruktur dan pelestarian budaya lokal di daerah tersebut.
“Mewakili Pemkab Berau, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Berau Coal atas terselenggaranya Festival Lesung Osap dan peresmian Kantor Kepala Kampung Bena Baru,” kata Hendratno.
Festival Lesung Osap digelar masyarakat sebagai bentuk syukur atas hasil panen dan rezeki yang diperoleh selama setahun terakhir. Kegiatan itu dimeriahkan dengan pertunjukan tari kolosal yang menampilkan seni dan budaya khas masyarakat Berau.
Pada kesempatan tersebut, Hendratno mengaku terkesan dengan kekompakan para penari yang menampilkan tarian tradisional dalam festival budaya tahunan itu.
“Saya sudah 30 tahun bertugas di Kabupaten Berau, tetapi Festival Lesung Osap selalu menarik karena menampilkan budaya lokal yang luar biasa,” ujarnya.
Selain mengapresiasi festival budaya, Hendratno juga menilai kantor baru Kampung Bena Baru lebih representatif dan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat menjadi langkah penting di tengah keterbatasan fiskal daerah. Karena itu, masyarakat diminta terus mendukung berbagai program CSR yang dijalankan perusahaan.
“Kami berharap masyarakat terus mendukung program-program Berau Coal ke depan,” ucapnya.
Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, turut mengapresiasi komitmen PT Berau Coal dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah tambang.
“Komitmen Berau Coal turut berperan dalam pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah tambang,” katanya.
Menurut Dedy, program CSR perusahaan ke depan diharapkan tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyasar sektor pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Sementara itu, General Manager Operation Support and Relations PT Berau Coal, Cahyo Andrianto, menegaskan perusahaan berkomitmen mendukung pembangunan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan pengembangan infrastruktur.
“Ini merupakan bentuk dukungan PT Berau Coal dalam membantu pembangunan akses pelayanan dan fasilitas yang memadai bagi masyarakat,” ujarnya.
Cahyo menjelaskan, selain pembangunan Kantor Kepala Kampung Bena Baru, perusahaan sebelumnya juga telah merealisasikan sejumlah program di wilayah tersebut, seperti pembangunan gedung posyandu, fasilitas pengelolaan PPA, jalan usaha tani, bantuan minibus, hingga instalasi listrik desa.
Tak hanya itu, PT Berau Coal melalui Yayasan Dharma Bakti Berau Coal juga menjalankan program pendidikan dan pengembangan SDM, termasuk pemberian beasiswa ke Politeknik Sinar Mas Berau Coal dan Institut Teknologi Sains Bandung (ITSB).
“Komitmen kami membentuk SDM unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan,” tegas Cahyo.
Di sektor ekonomi, perusahaan juga menjalankan program pertanian berkelanjutan bersama 22 petani kakao di Berau dengan menyalurkan 5.837 bibit kakao untuk mendukung ekonomi masyarakat pascatambang.
“Kami masih membuka peluang kolaborasi bagi masyarakat dalam program ekonomi berkelanjutan ini,” tambahnya.
Kepala Kampung Bena Baru, Nyelung Jalin, menyampaikan terima kasih atas dukungan PT Berau Coal terhadap pembangunan kantor kampung yang baru.
Menurutnya, kantor lama yang telah digunakan selama sekitar 20 tahun sudah tidak layak karena dibangun secara semi permanen.
“Kondisinya memang sudah tidak layak sehingga membutuhkan renovasi segera,” jelas Nyelung.
Ia berharap kantor baru tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kampung Bena Baru.
