Persoalan Stunting yang Jadi Keprihatinan Legislator Samarinda

Pencegahan stunting gizi buruk di masyarakat. Foto istimewa

NewsSamarinda – Stunting merupakan masalah serius yang terjadi di berbagai daerah, termasuk di Kota Samarinda, demikian diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain.

Ia menekankan agar Pemerintah Kota Samarinda fokus dalam penanganan stunting. Meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda meningkat setiap tahunnya, Sani berpendapat bahwa penanganan stunting harus menjadi prioritas.

“Tidak berguna APBD tinggi jika anak-anak mengalami stunting,” ujarnya pada Kamis (22/2/2024).

Sani menjelaskan bahwa pencegahan stunting bukan hanya tentang asupan gizi, tetapi juga melibatkan faktor-faktor seperti pernikahan dini dan kondisi ekonomi rumah tangga. Misalnya, jika suami pengangguran dan keluarga hanya mampu membeli makanan yang rendah gizi, hal ini dapat menyebabkan stunting.

“Kondisi ekonomi rumah tangga memainkan peran penting. Misalnya, jika suami pengangguran, keluarga mungkin hanya mampu makan mi setiap hari, yang tidak cukup gizi,” jelasnya.

Menurut Sani, Pemerintah Kota Samarinda perlu memberikan edukasi positif kepada masyarakat untuk menekan angka stunting. Salah satu langkah penting adalah mencegah pernikahan dini, yang bisa berdampak serius terhadap kesehatan ibu dan anak.

“Percepatan dan penurunan angka stunting harus menjadi fokus. Kami telah memberikan telur kepada anak-anak sebagai langkah percepatan untuk menurunkan angka stunting,” tambahnya.

Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menambahkan bahwa langkah-langkah untuk menurunkan angka stunting telah dilakukan. Namun, ia menekankan pentingnya juga mencegah terjadinya stunting di masa mendatang.

“Kita tidak hanya harus menangani masalah yang sudah ada, tetapi juga mencegah terjadinya masalah di masa depan,” pungkasnya. ADV

Bagikan Berita

WhatsApp
X
Facebook
Print
Telegram

Berita Terkait

Tulis Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *