NewsKukar – Dipersebut sebagai lahan yang didominasi oleh pertanian tadah hujan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) rentan terhadap kekeringan selama musim kemarau. Menghadapi tantangan ini, pada Jumat (22/3/2024), Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar telah mengambil langkah strategis dengan memulai program pipanisasi untuk mendukung penyediaan air bagi lahan pertanian.
Program ini telah dijalankan di Desa Rapk Lambur, Kecamatan Tenggarong, atas instruksi langsung dari Bupati Kukar, Edi Damansyah, dengan kerjasama bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah IV Kalimantan.
“Namun demikian, upaya tersebut belum memadai. Oleh karena itu, pada tahun 2024, kami akan melanjutkan program ini untuk mengatasi permasalahan ketersediaan air di Desa Rapak Lambur sesuai arahan Bupati,” ungkapnya.

NewsKukar – Dipersebut sebagai lahan yang didominasi oleh pertanian tadah hujan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) rentan terhadap kekeringan selama musim kemarau. Menghadapi tantangan ini, pada Jumat (22/3/2024), Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar telah mengambil langkah strategis dengan memulai program pipanisasi untuk mendukung penyediaan air bagi lahan pertanian.