
NewsSamarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti menyoroti berbagai masalah yang menghambat perkembangan pendidikan di Kota Tepian. Menurutnya, masalah tersebut terutama disebabkan oleh ketidaksesuaian antara anggaran dan Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satu dampaknya adalah kekurangan guru, di samping masih banyaknya guru honorer yang belum tersertifikasi.
“Kita juga melihat distribusi sekolah di Kota Samarinda tidak merata di semua kecamatan. Beberapa kecamatan bahkan tidak memiliki Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA),” ungkapnya pada Rabu (13/3/2024).