NewsBalikpapan –
Tujuh tenaga medis di Kalimantan Timur (Kaltim) meninggal dunia terpapar virus covid 19. Pihak memastikan almarhum sesuai pengujian hasil PCR dan Swab nya dinyatakan positif.
“Ada tujuh tenaga medis di Kaltim sudah menjadi korban covid 19,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Setyo Basuki, Sabtu (31/10/2020).
Petugas medis Kaltim sudah menjadi korban terdiri empat dokter dan tiga perawat. Korban bertugas di rumah sakit dua kota terbesar di Kaltim; Balikpapan dan Samarinda.
Berita duka terbaru terjadi di Balikpapan dimana dokternya meninggal dunia terpapar covid 19. Korban bernama dr Djailani berpulang ke ilahi saat berjalani perawatan di intensive care unit (ICU) Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan.
Sebelumnya, korban berdinas di Rumah Sakit Restu Ibu spesialis telinga hidung dan tenggorokan. Almarhum meninggal dunia dua hari lalu pukul 19.00 Wita.
Sehingga totalnya terdapat tiga tenaga medis Balikpapan meninggal akibat covid 19. Bulan Agustus lalu, dokter Dinas Kota Balikpapan dr Sriyono dan perawat RS Kanujoso Djatiwobowo Dadang Hari Santoso meninggal dunia akibat kasus sama.
Sehubungan itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim meminta pihak medis mewasapadai bahaya penyebaran virus 19 terhadap manusia. Jenis virus penyakit ini disebut gampang menular lewat udara memapar manusa lain.
