Vico Indonesia Eksplorasi CBM Balikpapan

Vico Indonesia bersama jurnalis senior Kaltim.Balikpapan –

Vico Indonesia menyatakan adanya kesepakatan dengan Pemerintah Kota Balikpapan Kalimantan Timur dalam eksploitasi coal bed methane (CBM) di Lamaru. Selain itu, Vico juga sedang berkonsentrasi dalam pengerjaan CBM di Semboja Kutai Kartanegara.

“Kami sudah memperoleh izin dari Pemkot Balikpapan dan sedang proses penyelesaian di Jakarta,” kata Manager Security & External Vico Indonesia, Rudi Marbun, Jumat (21/12).

Rudi mengatakan tim Vico Indonesia akan melakukan proses eksplorasi mulai Februari 2013 mendatang. Tim eksplorasi ini nantinya yang menentukan potensi gas CBM terkandung dalam lapangan Lamaru maupun Semboja.

“Akan diketahui apakah ekonomis ataukah tidak, namun kami optimis mampu memberikan hasil positif nantinya,” paparnya tanpa menyebut potensi CBM terkandung dalam kedua lapangan ini.

“Tentunya kami punya kajiannya namun tidak bisa disebutkan disini,” imbuhnya.

Selain itu, Rudi juga enggan membeberkan besaran nilai investasi yang akan dipersiapkan perusahaanya. Dia berdalih seluruh laporan dana eksplorasi sudah diserahkan langsung pada pemerintah.

“Kami tidak bisa menyampaikan langsung pada public, ini wewenang pemerintah Indonesia,” ujarnya.

Nantinya CBM Semboja dan Lamaru mampu menambah produksi lapangan Muara Badak yang sudah terlebih dahulu digarap. Lapangan tua Muara Badak mampu memproduksi sebanyak 376 MMSCFD (million metric standard cubic feet per day) dan 11 ribu barrel of oil per day (BOPD).

“Vico hanya focus pada produksi gas saja sedangkan minyak mentah langsung dijual,” paparnya.

Vico Indonesia juga bersepakat dengan Pemkot Balikpapan dalam pengelolaan sumur tua gas di Lamaru berproduksi 1,4 MSCF. Penandatangan kesepakatan ini dihadiri langsung Wali Kota Balikpapan Rizal Effendy dan CEO Vico Indonesia, Gunther Newcombe. MOU ini menandai kerjasama jual beli gas Lamaru I untuk kepentingan pembangkit listrik PLN Kaltim.

Pemerintah Balikpapan akan menginvestasikan dana Rp 60 milliar untuk mengelola sumur gas tua milik Vico Indonesia. Investasi digunakan untuk membangun jaringan gas hingga ke lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Gas milik PLN.

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *