
NewsBalikpapan – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) kembali menghadirkan terang listrik bagi masyarakat pra-sejahtera melalui program Light Up The Dream (LUTD). Program ini digelar serentak secara nasional pada Kamis (20/8) dengan tema “Terangi Negeri, Wujudkan Indonesia Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”
Di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara), PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kaltimra berhasil menyalakan listrik untuk 105 rumah warga kurang mampu. Salah satu penyalaan simbolis dilakukan di Kelurahan Karang Joang, Kota Balikpapan, yang dihadiri General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, Lurah Karang Joang Maryana, serta warga setempat. Acara ini juga terhubung secara daring dengan unit PLN di seluruh Indonesia.
Momen haru dirasakan oleh Abdullah, salah satu penerima manfaat. Rumahnya kini resmi teraliri listrik setelah sekian lama hanya menyambung dari rumah anaknya.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada PLN. Aktivitas anak dan cucu jadi lebih mudah dan aman. Semoga PLN makin maju dan semakin banyak masyarakat kecil terbantu,” ucapnya penuh rasa syukur.
Lurah Karang Joang, Maryana, juga mengapresiasi langkah PLN.
“Program LUTD ini sangat bermanfaat, khususnya bagi warga pra-sejahtera. Harapannya semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan listrik agar hidup mereka lebih layak,” ujarnya.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan komitmen PLN untuk terus menghadirkan keadilan energi bagi seluruh rakyat.
“Bagi PLN, listrik bukan sekadar cahaya, tapi energi yang membuka jalan menuju kesejahteraan. Kami ingin memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal merasakan manfaat listrik,” katanya.
Program LUTD sendiri merupakan bentuk kepedulian insan PLN melalui donasi sukarela pegawai yang diwujudkan dalam penyambungan listrik gratis. Di wilayah Kaltimra, program ini konsisten berjalan. Pada Juli lalu, PLN telah menyalakan listrik bagi 176 pelanggan, dan pada Agustus kembali dilanjutkan dengan penyalaan serentak nasional.
“Terang yang dihadirkan PLN bukan hanya cahaya, melainkan simbol harapan menuju masyarakat sejahtera dan Indonesia yang semakin maju,” tutup Chaliq.
