DPRD Samarinda Soroti Kerusakan Jalan Akibat Proyek Galian

Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda, Arie Wibowo.

NewsSamarinda – Kerusakan jalan di beberapa titik di Kota Samarinda, seperti Jalan Pasundan, Jalan K.S Tubun Dalam, dan Jalan Bhayangkara, kembali mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda. Inspeksi lapangan yang dilakukan pada akhir Desember 2024 menemukan kondisi jalan yang memprihatinkan, dengan lubang besar dan permukaan yang tidak rata. Kerusakan ini diduga diperparah oleh proyek galian yang belum diselesaikan dengan baik.

Sejumlah warga mengeluhkan dampak kerusakan jalan yang semakin parah setelah adanya proyek tersebut. Lubang-lubang yang dibiarkan tanpa perbaikan menjadi ancaman bagi pengendara, terutama saat hujan turun. Air yang menggenang di lubang-lubang tersebut kerap membuatnya tidak terlihat, meningkatkan risiko kecelakaan.

Menanggapi keluhan masyarakat, Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda, Arie Wibowo, menegaskan bahwa pihaknya akan segera memanggil dinas terkait untuk mengevaluasi pengerjaan proyek infrastruktur tersebut.

“Minggu depan, kami akan panggil dinas terkait untuk mengevaluasi pengerjaan jalan yang sudah selesai tetapi masih banyak kekurangan. Kami tidak bisa membiarkan masalah ini terus berulang,” kata Arie.

Politisi Fraksi Golkar itu menyoroti kualitas pengerjaan proyek yang dinilai jauh dari standar yang diharapkan. Menurutnya, proyek galian yang dilakukan sebelumnya masih meninggalkan kerusakan yang belum diperbaiki.

“Kami sudah mengecek langsung di lapangan, dan memang kualitas pengerjaannya masih di bawah standar. Ini masalah serius, dan kami akan meminta pertanggungjawaban dari pihak terkait,” tambahnya.

Arie juga menegaskan bahwa kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut masih memiliki kewajiban pemeliharaan jalan. Ia meminta agar perbaikan segera dilakukan untuk menghindari kecelakaan akibat jalan yang rusak.

“Kontraktor masih bertanggung jawab atas pemeliharaan jalan yang mereka kerjakan. Mereka harus segera memperbaiki, karena jika dibiarkan, ini bisa membahayakan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

DPRD Samarinda menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap proyek-proyek infrastruktur agar kualitasnya dapat terjamin. Arie menegaskan bahwa jika ditemukan kelalaian dalam pengerjaan proyek, DPRD tidak akan ragu untuk merekomendasikan sanksi tegas.

“Kami akan memastikan setiap proyek infrastruktur di Samarinda berjalan sesuai standar. Jika ada yang terbukti lalai, sanksi tegas akan diberikan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Selain itu, DPRD juga meminta agar dinas terkait meningkatkan pengawasan terhadap proyek-proyek pembangunan, terutama yang melibatkan galian jalan. Pengawasan yang lebih ketat diharapkan dapat mencegah terjadinya kerusakan yang merugikan masyarakat.

“Kami akan terus mengawal masalah ini hingga tuntas. Harapannya, infrastruktur di Samarinda semakin baik dan masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan akibat jalan yang rusak,” pungkas Arie.

Bagikan Berita

WhatsApp
X
Facebook
Print
Telegram

Berita Terkait

Tulis Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *