
NewsBalikpapan – Melalui Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, PT PLN (Persero) berhasil mengimplementasikan inovasi yang berkelanjutan dengan memanfaatkan 3,3 ton Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar, Banten, sebagai bahan konstruksi untuk pembangunan Gardu Distribusi listrik. Langkah ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mengurangi jejak karbon serta mendorong konsep sustainability dalam operasionalnya.
Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN, menjelaskan bahwa perusahaan terus memperluas dampak positifnya terhadap masyarakat dan lingkungan seiring pertumbuhan bisnisnya dalam sektor ketenagalistrikan yang berkelanjutan. Hal ini selaras dengan komitmen PLN terhadap nilai-nilai Environmental, Social, and Governance (ESG).
