Pandemik di Kaltim Membaik, Tiga Daerah Zona Merah
Pandemik di Kaltim Membaik, Tiga Daerah Zona Merah
14 October 2021
Ribuan Warga Balikpapan Memperoleh Suntikan Vaksin Pflizer
Ribuan Warga Balikpapan Memperoleh Suntikan Vaksin Pflizer
17 October 2021

TNI-Polri Minta Tambahan Vaksin untuk Daerah 3 T

TNI-Polri Minta Tambahan Vaksin untuk Daerah 3 T

TNI-Polri Minta Tambahan Vaksin untuk Daerah 3 TNewsBalikpapan –  Kodam IV Mulawarman bersama dengan Polda Kaltim dan Pemprov Kaltim menegaskan akan mempercepat akselerasi vaksinasi dengan sasaran daerah terdepan, terluar dan terpencil atau 3T, sebagai upaya untuk mempercepat 70 persen herd imunnty di Kalimantan. Untuk itu, pemerintah pusat diminta untuk memperbanyak distribusi vaksin ke Kalimantan.

“Kita upaya segera akan mevaksinasi, dengan Pak Gub dan Pak Kapolda kita segera akan bekerjasama, sampai ke pelosok-pesolok, pulau terluar, perbatasan bahkan ke hulu-hulu sungai,” ujar Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, usai memimpin kegiatan vaksinasi massal dan bakti sosial pembagian sembako di gedung BSSC Dome Balikpapan pada Rabu (13/10/2021).

Hadir dalam kegiatan ini Gubernur Kaltim Isran Noor dan Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak dan Kepala BNNP Kaltim Brigjen Pol Iman Sumantri serta sejumlah perwira utama Alumni Akabri 89.

Heri mengatakan, kegiatan Pengabdian 33 Tahun TNI-Polri Akabri 89 Bakti Sosial dan Vaksinasi Dalam Rangka HUT TNI Ke 76 disiapkan sebanyak 4.150 vaksin yang disediakan dan membagikan 5 ribu paket sembako

“Sasarannya seluruh masyarakat, mulai pelajar SMP, SMA hingga mahasiswa, kemudian lansia, petugas pemakaman, pasukkan kuning dan manusia gerobak yang ini kadang-kadang tidak tersentuh,” ujarnya.

Kodam IV Mulawarman, lanjutnya, dalam Kegiatan ini bekerjasama dengan Kodam XII Tanjungpura, Polda Kaltim, Polda Kalteng, Polda Kalsel, Polda Kaltara, Polda kalbar, Pemerintah Daerah hingga BUMN yakni BNI, Pegadaian, BRI dan Mandiri.

“Kegiatan ini semata-mata sebagai wujud pengabdian kami ditengah ditengah pandemi covid-19. Kami TNI-Polri yang senantiasa membangun solidaritas, dan identitas tanpa batas dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen bangsa,” tegasnya.

Vaksinasi ban baksos ini, kata Heri, sesuai dengan tugas pokok TNI diantaranya melindungi segenap bangsa, menjaga persatuan dan keutuhan wilayah. Termasuk Polri yang yang memberikan pelayanan bagi masyarakat.

“Oleh karenanya itu dalam kegiatan pengabdian ke 33 tahun ini kita tidak ada reuni, kita tidak ada kumpul-kumpul, tidak ada kegiatan makan-makan, kita mengabdikan diri, pedulu kepada masyarakat dengan melaksanakan serbuan vaksinasi, termasuk pembagian sembako,” paparnya.

Heri menambahkan, dalam kegiatan tersebut juga digelar video confrence langsung dengan Ketua MPR RI, Panglima TNI dan Kapolri dari Markas TNI di Cilangkap Jakarta dan seluruh jajaran TNI.

“Pelaksanaan di Pusat dilaksanakan di Cilangkap Jakarta dan seluruh akademi militer, AU, AL, Akademi Kepolisian semuanya akan hadir dalam vidcon,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Kaltim Isran Noor mengapresiasi kegiatan vaksinasi massal dan bakti sosial pemberian sembako yang digelar TNI-Polri di Gedung BSSC Dome Balikpapan.
“Saya atas nama Pemerintah Provisn dan masyarakayt Kaltim mengucapkan terima kasih, luar biasa,” ujarnya.

Kegiatan vaksinasi massal ini, sambung Isran, sudah untuk kesekian kalinya yang digelar TNI-Polri. Sehingga dengan dukungan tersebut, capain vaksinasi terus meningkat setiap harinya.

“Saya bisa bayangkan kalau tidak ada TNI kegiatan vaksin dan kegiatan lainnya terkait penanganan covid-19 tidak akan pernah jalan. Masyarakat Kaltim merasa terbantu, pemerintah provinsi ternbantu, luar biasa oleh kegiatan seperti ini,” jelasnya.

Vaksinasi yang digelar TNI-Polri, katanya, telah menyelamatkan masyarakat Kaltim. Dia pun mengapresiasi antusias dan animo yang tinggi dari masyarakat Balikpapan yang hadir untuk divaksin.

“Jangan takut gak ada orang mati karena vaksin. Bahkan diselamatkan gara-gara vaksin. Para pelajar mahasiswa yang hadir disini, kalian diselamatkan negara, dibantu TNI-Polri dalam pemberian vaksin,” tutupnya.

Satgas Penanganan COVID-19 Nasional melaporkan perkembangan jumlah pasien terpapar virus tertinggi terjadi di DKI Jakarta sebanyak 2.106 kasus.

Sedangkan Provinsi Kaltim berada di urutan kelima jumlah pasien masih dalam perawatan sebanyak 742 kasus atau naik tipis 5,3 persen dari dua hari sebelumnya tercatat 704 kasus.

Tetapi, pandemik Kaltim masih tertinggi kasus COVID-19 khususnya wilayah luar Jawa.

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 terus dilakukan di Kaltim. Seperti terjadi di Balikpapan masih terus berjalan dan kini cakupan untuk dosis satu telah lebih dari 50 persen. Namun memang masih ada beberapa kendala yang dialami penerima vaksin.

Salah satunya berkaitan dengan pendaftaran vaksinasi. Seperti mereka yang sebelumnya terdata sebagai penerima vaksin gotong-royong namun tak kebagian.

Hingga akhirnya diminta melakukan vaksinasi melalui kategori masyarakat umum, namun terkendala data yang terlanjur didaftarkan di vaksin gotong-royong.

“Memang repot urusannya harus komunikasi dengan pusat. Harus yang bersangkutan sendiri yang mengurus,” terang Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *