Tahun Baru, Warga Balikpapan Dilarang Kumpul
Tahun Baru, Warga Balikpapan Dilarang Kumpul
29 December 2020
Kerumunan Massa Masih Dilarang di Balikpapan
Kerumunan Massa Masih Dilarang di Balikpapan
4 January 2021

Perwira Polda Kaltim Korban Covid-19

Perwira Polda Kaltim Korban Covid-19

Perwira Polda Kaltim Korban Covid-19NewsBalikpapan –

Tiga perwira menengah institusi Polri Kalimantan Timur (Kaltim) tercatat menjadi korban pandemi Covid-19. Para pejabat korps seragam baju coklat ini bertugas di Polres Kutai Timur (Kutim), Samarinda, dan Berau.

“Ada tiga pejabat perwira Polda Kaltim yang juga menjadi korban pandemi Covid-19,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kaltim Inspektur Jenderal Herry Rudolf Nahak, Selasa (29/12/2020).

Pandemi Covid-19 sudah memakan korban jiwa Wakil Kepala Polres Kutim Komisaris Polisi Mawan Riswandi. Pertengahan Oktober lalu, almarhum menghembuskan nafas terakhir sepekan menjalani perawatan di Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.

Herry mengatakan, temuan kasus Covid-19 di lingkungan Polres Kutim terjadi saat kunjungan kerja pejabat Polda Kaltim ke Kutim. Dalam uji rapid tes didapati sejumlah pejabat serta personil Polres Kutim reaktif terpapar virus.

Adapun seluruh rombongan Polda Kaltim dinyatakan non reaktif Covid-19.

“Kapolres, Wakapolres dan beberapa personil Polres Kutim reaktif virus. Wakapolres Kutim sempat dirawat dan akhirnya meninggal dunia,” ungkapnya.

Kondisi sama pun dialami dua pimpinan Polres di Samarinda dan Berau.

Kapolres Samarinda Komisaris Besar Arif Budiman mengeluhkan demam seusai menghadiri rapat bersama pejabat Pemprov Kaltim. Acara rutin pemerintah daerah setempat dihadiri Gubernur Kaltim dan Kapolda Kaltim.

“Rombongan Polda Kaltim langsung memeriksakan diri setelah menerima laporan ini. Kapolres Samarinda juga membaik usai penanganan medis,” ungkap Herry.

Sedangkan Kapolres Berau Ajun Komisaris Besar Edy Setyanto terpapar virus Covid-19 berikut seluruh keluarga tinggal satu rumah. Bahkan, asisten rumah tangganya pun dinyatakan reaktif penyebaran virus.

“Satu keluarga serumah dinyatakan positif Covid-19. Setelah dirawat seluruhnya bisa sehat kembali,” tutur Herry.

Sehubungan itu, Herry mengingatkan kembali akan bahaya Covid-19 bagi kesehatan masyarakat. Menurutnya, virus sudah mengancam kesehatan penduduk di seluruh dunia.

“Perkembangan Covid-19 semakin mengkhawatirkan di seluruh belahan dunia. Demikian juga terjadi di Kaltim,” paparnya.

Polisi mencatat korban positif terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim mencapai 26.078 jiwa dengan 727 korban jiwa. Pasien masih menjalani perawat rumah sakit mencapai 3.377 jiwa.

“Sembilan kota/kabupaten di Kaltim seluruhnya berwarna merah atau harus waspada penyebaran virus. Hanya Mahakam Ulu yang masih berwarna kuning,” sebut Herry.

Kaitan perayaan jelang pergantian tahun, Polda Kaltim meminta jajaran bertindak tegas membubarkan aksi kerumunan massa. Polisi harus setiap menindaklanjuti laporan berpotensi negatif terhadap penyebaran Covid-19.

“Semua tempat harus didatangi, dibubarkan langsung kalau perlu. Di hotel, tempat hiburan, lapangan, dan lainnya,” tegas Herry.

Herry mengapresiasi komitmen Pemkot Balikpapan melarang kerumunan massa di kawasan Lapangan Merdeka Pertamina selama malam pergantian tahun. Personil Polisi akan membantu aparat daerah dalam langkah penertiban.

Apalagi sesuai tugasnya, Presiden memerintahkan TNI/Polri sebagai garda terdepan mendisplinkan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan selama musim pandemi. Operasi terus menerus dilakukan seiring penanganan berbagai kejahatan konvensional.

Tingkat penularan Covid-19 di Kaltim cukup tinggi. Data Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim menyebutkan total konfirmasi terpapar mencapai 26.078 orang dengan 727 korban jiwa. Keseluruhan pasien masih menjalani perawatan rumah sakit sebanyak 3.377 orang.

Tujuh kota/kabupaten di Kaltim menjadi pusat pandemi Covid-19; Kutai Kartanegara (828), Balikpapan (678), Samarinda (447), Berau (405), Kutai Timur (347), Bontang (293), dan Kutai Barat (243).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *