Lima Daerah di Kaltim Masih Terapkan PPKM Level 4
12 August 2021
Kaltim Komitmen, Jamin Anak-anak Korban Pandemik COVID-19
19 August 2021

Pandemik COVID-19 di Kaltim Membaik, tetapi Warga Jangan Lengah

NewsBalikpapan – Seberapa hari ini kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim pelan-pelan turun yang diikuti kenaikan kasus sembuh. Faktanya, data Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, per 18 Agustus 2021, pasien sembuh dan selesai isolasi mencapai 1.656 kasus, total menjadi 124.953 kasus. Sedangkan terkonfirmasi positif 638 kasus menjadi total 142.434 kasus.

“Alhamdulillah terkonfirmasi beberapa hari ini turun terus, meski, fluktuatif. Tetapi, kita jangan senang dulu. Karena, pasien dirawat masih ada dan meninggal juga masih terjadi. Jadi, tetap waspada,” sebut Kadis Kesehatan Kaltim dr Hj Padilah Mante Runa, Rabu 18 Agustus 2021.

Padilah mengingatkan kasus terkonfirmasi pelan turunnya, namun penerapan protokol kesehatan tetap menjadi utama.

Saat ini ujarnya, virus masih mengancam meski melandai. Makanya, mengikuti anjuran pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan 5M lebih ketat agar terhindari dari penularan, sekaligus memutus penyebaran virus corona.

“Semoga saja, kasus terkonfirmasi terus menurun, hingga akhirnya wabah Covid berakhir,” jelas Padilah.

Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim melaporkan terus membaik di pertengahan bulan Agustus. Bahkan pekan ini, kasusnya turun menjadi 12.832 kasus atau turun 14 persen dibanding dua hari angkanya sebanyak 14.624 kasus.

Ini adalah update pandemik COVID-19 di Kaltim, Kamis (19/8/2021).

Tren pandemik COVID-19 di Balikpapan memang masih  tertinggi di Kaltim. Meski begitu, penyebaran virus turun tajam menjadi 3.016 kasus turun 40 persen dari sebelumnya 4.223 kasus.

Pemerintah masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 terhadap Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Paser. Dari lima kota/kabupaten itu, hanya Paser yang statusnya naik dari sebelumnya PPKM level 3 dan sekarang menjadi PPKM level 4.

Posisi kedua adalah Bontang yang mengalami penurunan tipis menjadi 1.962 kasus turun 4,2 persen dari sebelumnya 2.045 kasus. Bontang sempat menerapkan PPKM level 4 dan sekarang turun jadi PPKM level 3.

Meski begitu jumlah pasien terpapar virus COVID-19 di Bontang masih cukup tinggi.

Peringkat ketiga jumlah pasien terpapar virus adalah Kutai Kartanegara sebanyak 1.944 kasus atau naik tipis 1,7 persen dari sebelumnya 1.910 kasus.

Demikian pula di Kutai Barat dan Samarinda.

Kutai Barat mengalami penurunan tipis  jumlah pasien menjadi 1.503 kasus turun 12 persen dari sebelumnya 1.684 kasus.

Sedangkan Kota Samarinda mengalami kondisi signifikan pasien COVID-19 menjadi 722 turun 2 persen dari sebelumnya 737 kasus.

Sementara itu, Pemprov Kaltim memantapkan penyiapan sarana isolasi terpadu (Isoter) bagi pasien positif Covid-19, seiring masih tingginya kasus penyebaran dan penularan virus corona di Kalimantan Timur (Kaltim).

Kepala Biro Humas Pemprov Kaltim Syafranuddin menyebutkan Rakor menindaklanjuti Surat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Nomor IPW 200/M.EKON/08/2021, tanggal 10 Agustus 2021 tentang Permohonan Pengembangan Isolasi Terpusat untuk Covid 19, ditujukan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) Kalimantan Timur, Ditjen Cipta Karya intensif melakukan koordinasi dengan instanai Pemerintah Provinsi Kaltim.

Diungkapkan Kepala Biro Humas Setda Prov Kaltim M Syafranuddin, bahwa untuk memastikan lokasi Isoter di Kaltim khususnya Balikpapan dan Samarinda, maka Balai PPW Kaltim menggelar Rapat Koordinasi Dukungan Sarana Prasarana Isolasi Terpusat Covid 19 di Kalimantan Timur.

Ivan, sapaan Jubir Pemprov Kaltim ini menambahkan sesuai surat yang dilayang ke Pemprov Kaltim, bahwa pihak Balai PPW Kaltim telah melakukan koordinasi awal dengan Dinas Kesehatan Kaltim, Dinas Kesehatan Kota Samarinda dan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan terkait usulan Pemprov Kaltim menetapkan Asrama Haji Batakan Balikpapan dan Wisma Atlet Sempaja sebagai lokasi Isolasi Terpusat Covid 19 di Kaltim.

Dalam undangan Koordinasi Dukungan Sarana Prasarana Isolasi Terpusat Covid-19 yang ditandatangani Kepala Balai PPW Kaltim Sandhi Eko Bramono, juga disebutkan kapasitas kedua kawasan calon lokasi Isoter di Kaltim.

Misalnya, Asrama Haji Batakan Balikpapan, Gedung 7 (Asrama Jeddah) dan Gedung 8 (Asrama Araffah) masing-masing memiliki 2 lantai (8 kamar), bed 10/kamar, kapasitas 80 orang. Gedung Zam Zam (3 lantai) untuk rumah sakit darurat (ICU) total kapasitas 150 orang, terdapat WC 81 buah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *