PPKM Darurat Balikpapan, Kerumunan Massa Dihentikan Sementara
10 July 2021
Ayo, Taati Prokes saat Kasus COVID-19 di Kaltim Masih Tinggi 
14 July 2021

Lonjakan Kasus COVID-19 Kaltim Masih Ngeri

NewsBalikpapan – Tren peningkatan kasus COVID-19 di Kalimantan Timur (Kaltim) masih tinggi. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kaltim melaporkan jumlah pasien terpapar virus menembus angka 8.015 kasus atau naik 41 persen dibanding lima hari lalu sebanyak 5.668 kasus.

Ini update perkembangan kasus pandemik di provinsi ini, Sabtu (10/7/2021).

Tren pandemic COVID-19 di Balikpapan masih tinggi di mana jumlah pasien COVID jadi 2.678 kasus atau naik 24 persen dari sebelumnya 2.160 kasus.

Pemerintah Kota Balikpapan memang langsung bereaksi cepat dengan memperketat protokol kesehatan ke sejumlah area public dan RT-RT. Kota Balikpapan berpenduduk 600 ribu jiwa. PPKM darurat pun sudah diberlakukan.

Kondisi yang sama juga terjadi di Bontang dengan lonjakan tinggi pasien terpapar virus COVID-19 menjadi 1.173 kasus atau naik 36 persen dari sebelumnya  865 kasus.

Bontang hanya memiliki penduduk 300 ribu jiwa sebagai kota heterogen dan industry di Kaltim.

Samarinda mengalami lonjakan tajam kenaikan pasien terpapar virus COVID-19 menjadi  1.080 kasus atau naik 63 persen dari sebelumnya 661 kasus.

Pemprov Kaltim aktif menerapkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro. Seluruh kota/kabupaten diminta aktif menerapkan protokol kesehatan hingga pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi seluruh kalangan. Total pasien COVID-19 di Kaltim saat ini tercatat 8.015 kasus dari sebelumnya 5.668 kasus.

Sembilan kota/kabupaten berstatus warna merah atau masih bahaya penyebaran COVID-19. Hanya Mahakam Ulu berstatus oranye.

Samarinda merupakan ibu kota Provinsi Kaltim dengan penduduk terpadat mencapai 700 ribu jiwa.

Demikian juga pandemik COVID-19 juga mulai meningkat di Kutai Kartanegara menjadi 1.068 kasus atau naik 73 persen dari sebelumnya 619 kasus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *