Pasien Terpapar COVID-19 di Kaltim Meningkat Tipis
Pasien Terpapar COVID-19 di Kaltim Meningkat Tipis
12 December 2021
Dua Kabupaten di Kaltim Masuk dalam Zona Hijau COVID-19
Dua Kabupaten di Kaltim Masuk dalam Zona Hijau COVID-19
12 December 2021

Kaltim Masih dalam Kondisi Pandemik COVID-19

Kaltim Masih dalam Kondisi Pandemik COVID-19

Kaltim Masih dalam Kondisi Pandemik COVID-19NewsBalikpapan – Dalam berbagai kesempatan selama kunjungan kerjanya, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor selalu mengingatkan masyarakat terkait perkembangan COVID-19 yang saat ini masih terjadi penularannya.

“Walaupun kasus COVID-19 di Kaltim terus melandai dan menurun, masyarakat tidak lalai dan kendor menerapkan Protokol Kesehatan. Jangan merasa sakti. Apalagi ada varian baru (Omicron), lebih cepat penularannya bila dibandingkan varian Delta,” katanya dalam akun Instagram Pemprov Kaltim, Selasa (7/12/2021).

Gubernur Kaltim saat beramah taman dengan masyarakat dan jajaran PT Fajar Sakti Prima (Bayan Group) di Gedung Bayan Sport Hall Tabang.

Dikatakan, sejak September penularan COVID-19 di Kaltim terus terjadi penurunan, tidak pernah di atas 100 kasus. Ini patut di syukuri, namun dan masyarakat diminta jangan lengah dan tetap waspada.

“Pemprov dalam berbagai kesempatan selalu menyosialisasikan ke masyarakat agar tidak bereuforia pada saat kasus COVID-19 erus melandai, yang pada akhirnya mengabaikan segala macam bentuk protokol kesehatan 5M. Kelengahan sekecil apa pun yang dilakukan, ujungnya akan bisa mengakibatkan peningkatan kasus,” ujarnya.

Mantan Bupati Kutai Timur itu, menegaskan, selain kasus terkonfirmasi positif terus turun, juga angka kesembuhan terus meningkat, termasuk jumlah kematian tidak ada (nol kasus).

Keberhasilan, lanjut Isran, tentu tidak terlepas peran pemerintah, serta dukungan masyarakat dan swasta dalam berkolaborasi penanganan COVID-19 di wilayah Kaltim.

“Kunci utamanya adalah masyarakat, yang selalu patuh dan disiplin menerapkan 5M, sehingga kita bisa terus menekan penularannya. Semoga penyebaran dan penularan COVID19 berakhir,” harap Isran Noor.

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kaltim melaporkan, kota/kabupaten setempat berstatus zona oranye dan kuning. Bahkan Kota Balikpapan sudah tidak lagi menjadi episentrum penyebaran di mana sebelumnya sempat menyandang status zona merah pandemik virus COVID-19.

Satgas COVID-19 Nasional melaporkan, kasus terpapar virus COVID-19 tertinggi masih terjadi di Jawa Tengah, Jawa Barat, Riau, dan Yogjakarta.

Sedangkan kasus pasien di Provinsi Kaltim cenderung positif di mana tercatat sebanyak 38 kasus atau turun 53,6 persen dibanding 4 hari lalu tercatat sebanyak 82 kasus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *