Balikpapan Bersiap Jelang Penetapan PPKM Level 3
Balikpapan Bersiap Jelang Penetapan PPKM Level 3
24 November 2021
Pasien Terpapar COVID-19 di Kaltim Meningkat Tipis
Pasien Terpapar COVID-19 di Kaltim Meningkat Tipis
12 December 2021

BIN Kaltim Tingkatkan Vaksinasi di Wilayah PPU

BIN Kaltim Tingkatkan Vaksinasi di Wilayah PPU

BIN Kaltim Tingkatkan Vaksinasi di Wilayah PPUNewsBalikpapan – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kalimantan Timur (Kaltim) menyisir pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di empat titik Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (9/12/2021). Lokasinya berada di dalam area Kecamatan Waru dan Penajam.

“Sesuai perintah arahan pimpinan, hari ini kami kembali melaksanakan vaksinasi massal dengan cara menyisir daerah-daerah di PPU yang cakupan vaksinasi COVID-19 dosis pertama masih rendah. Di mana adanya empat titik kelurahan dan desa di Kecamatan Waru dan Penajam,” kata Posda BIN PPU Pradendi.

Keempat titik tersebut yakni, di Kecamatan Waru ada tiga titik yaitu Kelurahan Waru, Desa Sesulu, dan Desa Api-api. Sedangkan Kecamatan Penajam hanya satu titik di Kelurahan Sotek.

Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan PPU melalui UPT Puskesmas dan aparat kelurahan maupun desa.

Diungkapkannya, kegiatan BIN Daerah Kaltim sebagai bentuk meningkatkan cakupan vaksinasi. Contohnya seperti informasi dari Puskesmas Waru cakupan vaksinasi baru mencapai 36 persen dari total sasaran sebanyak 7.668 orang.

“Ini merupakan kegiatan kedua di PPU di mana awalnya BINDA telah melakukan vaksinasi massal sebanyak 2.500 dosis pertama dan jumlah serupa pada dosis keduanya. Sasarannya adalah pelajar dan masyarakat,” bebernya.

Untuk kegiatan hari ini, tambahnya, BINDA kembali menyiapkan vaksin dosis pertama sebanyak 2 ribu dosis di empat titik tersebut. Harapannya seluruh vaksin dapat tersalurkan ke masyarakat.

Sementara itu, Lurah Waru Zulfahmi Ahmad menuturkan, di Kelurahan Waru terdapat lebih kurang 9.400 jiwa penduduknya dan yang menjadi sasaran vaksinasi usia 12 tahun ke atas sebanyak 7.668 orang.

“Karena profesi masyarakat Kelurahan Waru rata-rata petani, maka kebanyakan dari mereka datangnya agak siang hari. Kami telah meminta agar seluruh Ketua RT menyampaikan kepada warganya untuk melaksanakan vaksin di Kelurahan Waru,” tuturnya.

Berdasarkan data pihaknya, lanjut Zulfahmi Ahmad, jumlah warga yang telah divaksin COVID-19 ini telah mencapai 60 persen. Namun dirinya tidak mengetahui kenapa data di Puskesmas Waru baru terdata 36 persen saja.

“Kami bersyukur dan berterima kasih BINDA Kaltim telah mau melaksanakan vaksinasi massal COVID-19 kepada warga kami. Sehingga mereka-mereka yang belum sama sekali divaksin sekarang bisa tervaksinasi,” ujarnya.

Terpisah seorang warga Waru yang tidak mau namanya menyebutkan nama mengungkapkan, cakupan vaksinasi hanya sebesar 36 persen tersebut tidak relevan dengan fakta di lapangan. Sebab UPT Puskesmas Waru tidak pernah jemput bola untuk mendapatkan data warga Waru yang ikut vaksin di Penajam atau Babulu.

“Wajar jika data di puskesmas Waru sejak dulu hanya 36 persen saja cakupan vaksinnya, karena tidak pernah mau berkoordinasi dengan Puskesmas Penajam, Petung maupun Babulu. Pasalnya sebagian besar Warga Waru telah vaksin di tempat tersebut, tetapi tidak terdata oleh Puskesmas Waru,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *