Uang Lembur Belum Dibayar, Karyawan Mengadu ke Dewan
25 January 2012
Anggaran Pembangunan ITK Mencapai Rp2,8 triliun
25 January 2012

Balikpapan Belum Merevisi Perda Miras

Balikpapan – Hingga kini Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan belum menyampaikan rencana revisi peraturan daerah (Perda) tentang minuman keras (miras) tahun 2000, karena masih menunggu konsultasi dan arahan dari Walikota Balikpapan. Revisi perda miras tersebut terkait kaluarnya Keppres nomor  17 tahun 2009 soal dibebaskan pengaturan miras beralkohol dibawah 5 Persen. “Belum kita masukan ke DPRD kan masih menunggu hasil konsultasi pak Walikota bersama DPRD kepada Mendagri. Kan baru pulang jadi belum tahu arahan pimpinan bagaimana,” kata Kabag Hukum Pemkot Balikpapan Daud Pirade, Rabu (25/1).

Menurut Daud, selama belum direvisi perda tersebut masih berlaku. Bahkan Daud menegaskan, itu tidak dicabut dan masih berjalan hingga sekarang. Apalagi kata Daud, surat Menteri Dalam Negeri yang dilayangkan ke daerah merupakan surat pemberitahuan dan klarifikasi terhadap keberadaan perda miras

“Tidak ada dicabut itu. Yang berhak cabut perda itu hanya seorang presiden. Hanya saja. Supaya daerah itu tidak timbul gejolak . itu saja suratnya,” terangnya.

Ia menambahkan, hingga kini tidak terjadi gejolak terkait penyesuaian perda miras tersebut. Berbeda dengan daerah lain yang menimbulkan gejolak. “Kan tidak ada gejolak di Balikpapan. Kalau daerah lain kan ada,” tandasnya.

Sementara anggota Fraksi PDIP Damuri meminta agar persoalan peredaran miras seperti Bir tetap harus diatur secara ketat. “Jangan sampai mudah dijumpai di warung-warung. Sebab ini bisa memberikan pengaruh buruk bagi generasi muda,” tukasnya.

Sedangkan Wakil Ketua DPRD Syukri Wahid menyatakan moment penyesuaian perda miras harus dibarengi dengan peningkatan pengawasan dilapangan. “ Ya pengawasan aparat Satpol PP harus lebih masif lagi  dari sekarang ini,” harapnya.

Sebab kata Syukri yang jauh lebih penting lagi dan perlu direvisi soal sangsi hukuman dari perda Miras yang dinilai sangat ringan. “ Saya kira soal sangsi harus diatur lebih tegas lagi jangan seperti sekarang ini ringan sekali. Tapi coba kita lihat dampaknya seperti kasus mobil maut itu juga akibat miras,” tuturnya.

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *