Tips Berhati-hati Memilih Asuransi di Masa Pandemi
Tips Berhati-hati Memilih Asuransi di Masa Pandemi
1 July 2021
Satpol PP Kaltim Tingkatkan Kewaspadaan selama PPKM Darurat
Satpol PP Kaltim Tingkatkan Kewaspadaan selama PPKM Darurat
8 July 2021

Bahaya COVID-19, Pemprov Kaltim Minta Warga Jaga Kesehatan

Bahaya COVID-19, Pemprov Kaltim Minta Warga Jaga Kesehatan

Bahaya COVID-19, Pemprov Kaltim Minta Warga Jaga KesehatanNewsBalikpapan – Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) meminta warganya menjaga kesehatan dengan melaksanakan protokol kesehatan di masa pandemik COVID-19. Semua gara-gara keterbatasan jumlah daya tampung rumah sakit khusus diperuntukkan pasien COVID-19.

“Pemerintah daerah terus berupaya bagaimana menangani hal ini. Beberapa pekan ini kasus memang meningkat. Tapi, kewaspadaan masyarakat untuk tidak lalai adalah paling utama, sehingga tak tertular,” kata Gubernur Kaltim Isran Noor.

Kewaspadaan ditujukan bagi mereka yang menderita penyakit bawaan atau sakit keras.

Isran meminta warganya agar mematuhi anjuran pemerintah dalam melaksanakan protokol Kesehatan. Seperti menjaga jarak kumpul, menggunakan masker ketika keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas berkumpul dengan orang banyak.

Menurut Isran, pemerintah daerah sudah menerbitkan beberapa aturan untuk memperketat kegiatan maupun mobilitas serta pencegahan terjadi penyebaran. Namun demikian, apabila masyarakat lalai, maka aturan itu menjadi percuma saja.

“Jadi, saat ini tempat tidur untuk pasien covid di sejumlah rumah sakit di daerah sudah penuh. Semoga masyarakat lainnya tidak ikut masuk. Makanya, bersama-sama waspada menjaga diri,” tegas Isran.

Meski waspada, tetap masyarakat selalu meningkatkan imunitas tubuh, sehingga selalu kondisi sehat. Dengan begitu, jauh dari tertular virus.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kaltim melaporkan terjadi lonjakan pasien terpapar virus memasuki bulan Juli ini. Update perkembangan Covid-19 Kaltim mengonfirmasi tambahan 738 pasien positif terpapar virus.

Juru Bicara Satgas Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan, lonjakan kasus tertinggi terjadi di Balikpapan mencapai 197 kasus dan Kutai Kartanegara mencapai 183 kasus.

Daerah kasus terbanyak lainya, tambahnya, Samarinda 89 kasus, disusul Berau dan Kutai Timur sama 78 kasus, Bontang 53 kasus, Kutai Barat 37 kasus, Paser 15 kasus dan Penajam Paser Utara 8 kasus, sementara Mahakam Ulu 0 kasus.

“Sangat beralasan Pak Gubernur selalu memgingatkan kita semua agar lebih hati-hati dalam beraktifitas, bahkan Beliau meminta selalu mentaati anjuran pemerintah dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata Andi Muhammad Ishak. Pemerintah Kaltim tidak ingin di masa pandemik ini segala aktifitas terhenti. Sangat wajar, pemerintah membuat berbagai kebijakan guna mensiasati kondisi.

Memang dampak wabah corona ini, ujarnya, merambah ke berbagai lini kehidupan, tidak di bidang kesehatan saja, tapi ekonomi dan sosial.

“Maka, ketaatan masyarakat dan semua pihak ikut menentukan efektifnya kebijakan pemerintah dalam menekan penyebaran dan penularan COVID,” jelas Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Prov Kaltim.

Ditambahkannya, hari ini pasien sembuh dan selesai isolasi sebanyak 289 kasus, sehingga total manjadi 72.301 kasus.

Namun, warga meninggal masih tinggi mencapai 16 kasus, total menjadi 1.883 kasus, masih dirawat 5.668 kasus dan dalam proses 578 kasus.

“Mari kita taati anjuran pemerintah dan perketat protokol kesehatan dalam beraktifitas sehari-hari,” ajaknya.

Satgas Kaltim melaporkan total pasien terpapar virus mencapai 5.668 kasus  atau melonjak 119 persen dari sepekan lalu dilaporkan sebanyak 2.586 kasus.

Kota Balikpapan mengalami lonjakan tertinggi di Kaltim dengan 2.160 kasus atau meningkat  114 persen dari sebelumnya 1.008 kasus.

Kota/kabupaten di Kaltim lainnya pun menunjukkan tren negative. Pasien COVID-19 di Bontang sebanyak 865, Samarinda 661, Kutai Kartanegara 619, Kutai Timur 454.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *