Dari Inspektur ke Sekda, Neneng Siap Benahi Tata Kelola di Samarinda

Sekretaris Daerah Pemkot Samarinda Neneng Chamelia Shanti. Foto istimewa

NewsSamarinda – Pelantikan Neneng Chamelia Shanti sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda resmi dilakukan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, di rumah jabatan. Pelantikan ini menjadi awal bagi Neneng dalam mengemban tanggung jawab besar di tengah tekanan efisiensi anggaran dan kondisi fiskal daerah yang menantang.

Neneng menyadari, jabatan yang diembannya saat ini tidak lepas dari berbagai tantangan, terutama keterbatasan anggaran yang berpotensi memengaruhi jalannya program pembangunan.

“Ini amanah yang berat, apalagi di kondisi seperti sekarang. Kita menghadapi efisiensi dan kondisi fiskal yang kurang menguntungkan. Namun, ini harus kita hadapi bersama,” ujarnya.

Meski dihadapkan pada situasi tersebut, Neneng tetap optimistis dapat menjaga stabilitas kinerja pemerintahan. Ia menilai, penguatan koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi kunci utama.

“Saya mohon dukungan semua pihak. Kita harus bersama-sama keluar dari kondisi ini dan memastikan kegiatan tetap berjalan meskipun dengan keterbatasan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa proses pengisian jabatan Sekda telah melalui tahapan seleksi berbasis sistem merit. Proses tersebut dimulai dari pemetaan kompetensi hingga wawancara bersama tim penguji dan kepala daerah.

“Prosesnya melalui sistem, mulai dari pemetaan, wawancara dengan tim penguji, hingga wawancara dengan Pak Wali,” jelasnya.

Pengalaman Neneng sebelumnya sebagai Inspektur menjadi modal penting dalam menjalankan tugas barunya. Dari posisi tersebut, ia mengaku telah memahami berbagai persoalan mendasar di lingkungan pemerintahan.

“Pengalaman di Inspektorat memberikan gambaran menyeluruh terhadap persoalan di seluruh OPD. Sehingga, kita bisa memetakan masalah sekaligus menentukan langkah perbaikan,” katanya.

Selain itu, pengalamannya berkoordinasi dengan lembaga pengawasan seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kejaksaan, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai memperkuat kapasitasnya dalam membenahi tata kelola pemerintahan.

“Kami sering berkoordinasi dengan BPK, Kejaksaan, dan KPK. Itu menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas sebagai Sekda,” tambahnya.

Dengan latar belakang tersebut, Neneng menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas pelayanan publik serta memastikan program pembangunan tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran.

“Kondisi ini bukan untuk dihindari, tetapi harus kita hadapi bersama. Insyaallah dengan kebersamaan, kita bisa melewati tantangan ini,” pungkasnya.

Bagikan Berita

WhatsApp
X
Facebook
Print
Telegram

Berita Terkait

Tulis Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *