
NewsSamarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus berupaya mewujudkan pemerataan akses air bersih bagi seluruh masyarakat. Saat ini, cakupan layanan air minum yang dikelola Perumdam Tirta Kencana baru mencapai 84 persen, dan ditargetkan meningkat hingga 100 persen pada 2029.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dalam agenda Halal Bihalal bersama jajaran direksi Perumdam Tirta Kencana, Senin (30/3/2026).
“Layanan kita sudah mencapai 84 persen. Insyaallah target 100 persen bisa tercapai pada 2029 mendatang,” ujarnya.
Andi Harun menjelaskan, salah satu tantangan utama dalam penyediaan air bersih di Samarinda adalah sumber air baku yang berasal dari sungai. Kondisi ini berbeda dengan sejumlah daerah di Pulau Jawa yang memanfaatkan sumber air dari pegunungan.
Menurutnya, karakteristik air sungai membutuhkan proses pengolahan yang lebih kompleks, termasuk pemeliharaan rutin seperti pengurasan instalasi.
“Sumber air baku kita dari sungai, sehingga metode pemeliharaannya berbeda dengan air pegunungan. Air sungai mengharuskan kita melakukan pengurasan secara berkala,” jelasnya.
Ia mengakui, proses pengurasan tersebut kerap berdampak pada gangguan layanan air bersih kepada masyarakat. Meski demikian, Pemkot Samarinda optimistis kinerja Perumdam Tirta Kencana yang terus meningkat mampu mengatasi persoalan tersebut ke depan.
“Saat pengurasan memang ada gangguan layanan. Namun dengan kinerja PDAM yang terus membaik, kita optimistis berbagai kendala bisa diselesaikan,” tegasnya. ADV
