
NewsSamarinda – Persoalan sampah plastik di sekitar Stadion Sempaja kembali menuai sorotan. Warga melaporkan tumpukan sampah dari aktivitas GOR Kadrie Oening yang diduga masuk ke saluran air hingga Sungai Karang Mumus (SKM).
Lurah Sempaja Selatan, Deny Wahyudi, mengungkapkan kasus ini bukan yang pertama.
“Sejak 2024 sudah tiga kali terjadi. Volume sampahnya besar, terakhir sampai tiga truk yang diangkut tim DLH dan relawan Hantu Banyu di Jembatan Perjuangan,” jelas Deny, Jumat (15/8/2025).
Ia menambahkan, sampah kerap menyumbat saluran air di belakang permukiman. Setelah ditelusuri, sebagian besar berasal dari aktivitas di GOR Kadrie Oening, terutama saat ada event besar dan kegiatan kuliner di akhir pekan.
Hal senada disampaikan warga RT 29, Ridwan Salam.
“Kelihatannya sampah yang masuk ke sungai itu dari GOR. Kami sudah sering minta perhatian, karena dampaknya ke warga,” ujarnya.
Anang Rivani, warga RT 30, menuturkan kondisi makin parah saat musim hujan.
“Sampah menumpuk di jembatan, tingginya bisa hampir dua meter. Akhirnya kami harus turun langsung membersihkan,” keluhnya.
Menanggapi laporan tersebut, Kepala DLH Samarinda, Endang Liansyah, memastikan pihaknya sudah mengerahkan tim untuk pembersihan awal.
“Petugas sudah membersihkan sampah di drainase sebelah GOR. Namun ini baru langkah awal. Besok kami akan lakukan verifikasi untuk memastikan sumbernya. Kalau terbukti dari pengelola GOR, tentu ada sanksi,” tegas Endang.
