
NewsBalikpapan – Menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN), General Manager PLN UID Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra), Muchamad Chaliq Fadli, turun langsung meninjau kesiapan pasokan listrik di lokasi utama penyelenggaraan acara.
Chaliq menegaskan PLN telah menyiapkan sistem kelistrikan berlapis, mulai dari jaringan distribusi, panel lapangan, hingga cadangan berupa genset dan Uninterruptible Power Supply (UPS).
“Momentum ini adalah kebanggaan bangsa. PLN hadir dengan segala daya dan upaya untuk memastikan keandalan listrik di setiap titik acara, dari sistem utama hingga cadangan berlapis,” kata Chaliq, Minggu (17/8/2025).
Beban puncak listrik saat perayaan diproyeksikan mencapai 16,1 megawatt (MW), terdiri dari 9,07 MW di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan 7,03 MW di luar KIPP. Pasokan listrik berasal dari PLTS IKN 50 MW yang terintegrasi dengan sistem kelistrikan Mahakam.
Untuk mendukung acara, PLN menyiapkan 4 unit UPS berkapasitas 340 kVA, 4 unit genset total 700 kVA, serta 1 gardu bergerak berkapasitas 250 kVA. Peralatan itu ditempatkan di titik-titik utama, seperti Taman Kusuma Bangsa untuk Renungan Suci, Lapangan Plaza Seremoni IKN untuk upacara, dan Jalan Soekarno Hatta untuk pesta rakyat.
Selain peralatan cadangan, 40 personel siaga juga dikerahkan di titik strategis guna memastikan kelistrikan tetap aman tanpa gangguan.
“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan khidmat, dengan listrik yang andal sebagai penopang utama. PLN bangga dapat berkontribusi dalam perayaan ini bersama OIKN,” pungkas Chaliq.
