
NewsSamarinda – Komisi I DPRD Samarinda menyoroti ketimpangan dalam penyaluran bantuan sosial pascabencana. Anggota Komisi I, Adnan Faridhan, menilai distribusi yang tidak merata berpotensi memicu kecemburuan sosial hingga gesekan antarkelompok warga.
“Ketika bantuan hanya diterima sebagian warga, sementara yang lain tidak, tentu menimbulkan kecemburuan. Ini terjadi karena distribusi tidak menyentuh semua kepala keluarga,” ujar Adnan kepada media, Selasa (8/7/2025).
Ia juga menyoroti bantuan bahan makanan seperti susu dan telur yang kerap hanya diterima kelompok tertentu tanpa penjelasan yang jelas dari pihak terkait.
Politisi Partai Golkar itu mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk memperbaiki sistem pendataan dan distribusi dengan pendekatan by name by address yang akurat.
“Kita harus pastikan semua warga terdampak benar-benar menerima haknya. Sistem yang buruk hanya akan memperparah kondisi sosial pascabencana,” tegasnya.
