
NewsSamarinda – Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menyoroti implementasi program Koperasi Kelurahan Merah Putih yang digagas pemerintah pusat. Menurutnya, program pemberdayaan ekonomi rakyat ini dinilai tergesa-gesa dan belum didukung perencanaan matang, baik dari sisi kelembagaan maupun pendanaan.
“Di Samarinda, konsepnya Kelurahan Merah Putih, bukan Desa. Tapi sampai hari ini belum ada kesiapan nyata. Jangan cuma jadi lip service,” ujar Iswandi, Rabu (9/7/2025).
Salah satu hal yang disorotnya adalah ketidakjelasan sumber modal koperasi. Padahal, koperasi ini diarahkan untuk menjalankan unit usaha profesional seperti apotek, klinik, dan layanan publik lainnya, yang memerlukan dukungan dana berkelanjutan.
“Modalnya dari mana? Jangan sampai koperasi ini hanya jadi pajangan. Kalau belum siap, jangan dipaksakan hanya demi seremoni,” tegasnya.
Politisi PDI Perjuangan itu juga mengingatkan pemerintah agar tidak mengulang kegagalan masa lalu, seperti yang terjadi pada banyak Koperasi Unit Desa (KUD) yang tumbang akibat lemahnya manajemen dan strategi.
“Ini seperti KUD edisi baru. Tanpa strategi yang berbeda, hasilnya akan sama: tumbang juga,” tutupnya.
