
NewsSamarinda – Sebagian warga Samarinda masih hidup di permukiman kumuh dengan akses air bersih yang terbatas. Berdasarkan data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), terdapat 36 hektare kawasan kumuh yang tersebar di beberapa wilayah, seperti Kelurahan Sidomulyo, Sidodamai, dan Sungai Dama.
Tak hanya itu, sekitar 25 kepala keluarga di kawasan tersebut belum mendapatkan pasokan air dari Perumdam Tirta Kencana. Kondisi ini mendapat sorotan serius dari DPRD Samarinda.
