DPRD Samarinda Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan. Foto istimewa

NewsSamarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyoroti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai masih memiliki banyak keterbatasan. Meskipun bertujuan memberikan makanan bergizi kepada siswa, program ini dinilai belum berjalan optimal.

“Ada beberapa kendala di lapangan, terutama dalam distribusi. Saat ini, dapur yang digunakan masih terbatas, hanya ada tiga lokasi, sehingga baru SDN 004 yang menerima manfaatnya. Sementara itu, sekolah lain masih menunggu giliran,” ujar Novan.

Novan menilai bahwa program MBG masih sepenuhnya dikelola pusat, sehingga perlu evaluasi agar cakupannya diperluas ke lebih banyak sekolah.

“Pemerintah daerah hanya berperan dalam menentukan sekolah penerima manfaat. Padahal, keterlibatan daerah harus lebih besar agar distribusi makanan bergizi ini berjalan lebih lancar dan merata,” tegasnya.

Selain itu, Novan menyoroti keterbatasan kapasitas dapur umum, yang menjadi faktor utama lambatnya distribusi makanan bergizi ke sekolah-sekolah yang membutuhkan.

“Kami berharap ada peningkatan kapasitas dapur umum dan distribusi yang lebih efektif agar tidak hanya segelintir sekolah yang menerima manfaatnya,” tambahnya.

Novan menegaskan pentingnya evaluasi berkelanjutan terhadap program ini agar benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak, terutama dari keluarga kurang mampu.

“Kami ingin program ini bisa berjalan lebih baik dan menjangkau lebih banyak siswa. Oleh karena itu, kami mendesak adanya pembenahan dalam sistem pelaksanaannya,” tutupnya.

Bagikan Berita

WhatsApp
X
Facebook
Print
Telegram

Berita Terkait

Tulis Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *