NewsBalikpapan – Vaksinasi COVID-19 sasaran lansia (lanjut usia) di Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim) terancam tertunda. Berdasarkan data sampai saat ini, baru sekitar 11 ribu orang yang divaksin, dari target sasaran sekitar 55 ribu orang yang harus divaksin.
“Bukannya tidak mau divaksin, tapi vaksinnya yang belum datang,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Balikpapan Andi Sri Juliarty.
Andi menyebut data 11 ribu orang lansia itu, baru mendapat penyuntikan pertama. Artinya belum semua lansia mendapat suntikan vaksin kedua.
Dio sapaan akrabnya, menepis informasi yang beredar terkait kedatangan 12 ribu dosis vaksin dari pemerintah pusat. Menurutnya, proses dan mekanisme kedatangan vaksin kini berubah. Jika sebelumnya vaksin yang datang harus masuk ke fasilitas penyimpanan Diskes Kaltim di Samarinda, kini vaksin langsung sampai di fasilitas penyimpanan Bio Farma di daerah.
“Biasanya kan, kami tahu kalau vaksin datang karena kita jemput di kargo. Sekarang langsung ke Bio Farma dan langsung didistribusi ke kabupaten/kota,” jelasnya.
Stok vaksin yang datang terakhir ke Balikpapan berjumah 15.300 dosis dan diprediksi akan habis pada 15 Mei.
NewsBalikpapan – Vaksinasi COVID-19 sasaran lansia (lanjut usia) di Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim) terancam tertunda. Berdasarkan data sampai saat ini, baru sekitar 11 ribu orang yang divaksin, dari target sasaran sekitar 55 ribu orang yang harus divaksin.