NewsBalikpapan –
Tiga perwira menengah institusi Polri Kalimantan Timur (Kaltim) tercatat menjadi korban pandemi Covid-19. Para pejabat korps seragam baju coklat ini bertugas di Polres Kutai Timur (Kutim), Samarinda, dan Berau.
“Ada tiga pejabat perwira Polda Kaltim yang juga menjadi korban pandemi Covid-19,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kaltim Inspektur Jenderal Herry Rudolf Nahak, Selasa (29/12/2020).
Pandemi Covid-19 sudah memakan korban jiwa Wakil Kepala Polres Kutim Komisaris Polisi Mawan Riswandi. Pertengahan Oktober lalu, almarhum menghembuskan nafas terakhir sepekan menjalani perawatan di Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.
Herry mengatakan, temuan kasus Covid-19 di lingkungan Polres Kutim terjadi saat kunjungan kerja pejabat Polda Kaltim ke Kutim. Dalam uji rapid tes didapati sejumlah pejabat serta personil Polres Kutim reaktif terpapar virus.
Adapun seluruh rombongan Polda Kaltim dinyatakan non reaktif Covid-19.
“Kapolres, Wakapolres dan beberapa personil Polres Kutim reaktif virus. Wakapolres Kutim sempat dirawat dan akhirnya meninggal dunia,” ungkapnya.
Kondisi sama pun dialami dua pimpinan Polres di Samarinda dan Berau.
Kapolres Samarinda Komisaris Besar Arif Budiman mengeluhkan demam seusai menghadiri rapat bersama pejabat Pemprov Kaltim. Acara rutin pemerintah daerah setempat dihadiri Gubernur Kaltim dan Kapolda Kaltim.
“Rombongan Polda Kaltim langsung memeriksakan diri setelah menerima laporan ini. Kapolres Samarinda juga membaik usai penanganan medis,” ungkap Herry.
Sedangkan Kapolres Berau Ajun Komisaris Besar Edy Setyanto terpapar virus Covid-19 berikut seluruh keluarga tinggal satu rumah. Bahkan, asisten rumah tangganya pun dinyatakan reaktif penyebaran virus.
“Satu keluarga serumah dinyatakan positif Covid-19. Setelah dirawat seluruhnya bisa sehat kembali,” tutur Herry.
NewsBalikpapan –