NewsBalikpapan –
Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memutuskan mengunci sebagian aktifitas rutin (local lockdown) masyarakat kurun waktu dua pekan kedepan. Kebijakan ini sebagai antisipasi penyebaran virus corona sedang menjadi perhatian warga dunia.
“Kami memutuskan situasi yang disebut lokal lockdown,” kata Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi di Balikpapan, Senin (16/2/2020).
Hadi mengatakan, kebijakan lokal lockdown memperoleh dukungan seluruh kota/kabupaten di Kaltim. Unsur TNI dan Polri di Kaltim pun mendukung sepenuhnya keputusan pemerintah daerah ini.
“Pangdam VI Mulawarman, Kapolda Kaltim, Wali Kota Balikpapan, Wali Kota Bontang, Bupati PPU (Penajam Paser Utara) dan jajaran terkait, kita sudah menyepakati keputusan ini,” paparnya.
Pemprov Kaltim meminta masyarakat efisien dalam beraktifitas di luar rumah. Aktifitas dimaksut berupa kegiatan belajar mengajar sekolah, kampus, pusat perbelanjaan, ibadah dan lainnya.
“Pemahaman lockdown disini tidak menutup sepenuhnya Kaltim dari seluruh aktifitas. Pengertiannya seperti semi lockdown saja,” tutur Hadi.
