NewsBalikpapan –
Ali Mardani (10) tertawa lepas bersama empat adiknya. Para bocah ini bercanda ria menikmati menu sederhana nasi putih plus mie instan.
Tiada gurat kesedihan membekas di raut muka kelimanya. Padahal belum kering pusaran makam kedua orang tuanya dikebumikan.
“Mereka sejak kecil memang sudah terbiasa hidup jauh dari orang tua. Selama ini mereka tinggal bersama saya disini,” kata Wa Ode Rusdiana (48) di Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu (26/2/2020).
Ali Mardani berikut saudaranya merupakan yatim piatu. Orang tuanya baru saja meninggal hampir bersamaan tiga hari silam, Minggu (23/2/2020).
Siti Haryati meninggal sesaat melahirnya Safayanti Mardani. Naasnya, suaminya (Yaya Mardani) pun turut menghembuskan nafas terakhir menyusul kepergian istrinya sesaat mayatnya dimandikan.
“Suaminya sepertinya tidak tahan menahan kesedihan sehingga penyakit darah tingginya kumat. Istrinya meninggal pagi hari sedangkan suaminya pada siang hari,” ungkap Rusdiana yang merupakan orang tua Siti Haryati.
Kedua almarhum memang punya riwayat penyakit tekanan darah tinggi. Dokter kandungan pun kerap mengingatkan Siti Haryati sedangan Yaya Mardani rutin meminum obat penurun tekanan darah.
“Dokter sempat mengingatkannya untuk menurunkan tekanan darahnya. Kami memang tidak punya pantangan mengkonsumsi pelbagai jenis makanan,” papar Rusdiana.
NewsBalikpapan –