Rumah Sakit Balikpapan Defisit Ruang Inap

Gedung Anggrek Hitam
Gedung Anggrek Hitam

Balikpapan –

Pemerintah Kota Balikpapan Kalimantan Timur menyatakan rumah sakit setempat masih kekurangan ruang rawat inap pasiennya. Hingga kini rumah sakit Balikpapan masih kekurangan 500 ruang rawat inap pasiennya.

“Belum ideal, karena rumah sakit Balikpapan melayani warga dari luar kota juga,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dyah Muryani, Selasa (20/8).

Dyah mengatakan terdapat 20 persen pasien tambahan luar kota Balikpapan yang berobat di rumah sakit setempat. Mereka ini adalah pasien dari Kabupaten Paser, Penajam Paser Utara hingga Kutai Kartanegara.

Sehubungan itu, Dyah mengungkapkan pembangunan rumah sakit umum daerah yang masih dalam pengerjaanya. Hanya saja pembangunannya molor dari semula selesai pada awal tahun 2014 mendatang.

Rumah sakit umum daerah Balikpapan berkapasitas daya tampung 250 ruang rawat inap pasien. Rumah sakit ini peruntukannya bagi warga miskin Balikpapan.

Pembangunan fisik bangunan rumah sakit Balikpapan sudah menelan dana hingga Rp 78 miliar. Pengadaan interior, mekanikal elektronikal hingga alat kesehatan butuh dana Rp 40 miliar.

Kendala utama saat ini adalah soal pembebasan lahan di sisi bangunan rumah sakit yang dipersoal warga setempat. Sebagian diantaranya menuntut ganti rugi diatas ketentuan nilai jual obyek pajak.

Kota Balikpapan terdapat sejumlah rumah sakit jadi pilihan diantaranya RS Kanujoso Djatiwibowo, RS Tentara, RS Pertamina, RS Restu Ibu, RS Siloam, RS Balikpapan Baru dan sejumlah klinik kesehatan lainnya. Rumah sakit daerah Balikpapan dikhususkan bagi warga yang mengantongi asuransi kesehatan daerah setempat.

Bagikan Berita

WhatsApp
X
Facebook
Print
Telegram

Berita Terkait

Tulis Komentar

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *