akuisisiNewsBalikpapan –

The US Agency For International Development (USAID) memberikan bea siswa S2 bagi 36 mahasiswa di seluruh Indonesia. USAID akan mendukung penuh seluruh biaya akademis hingga hidup selama 2 tahun bagi mahasiswa ini di sejumlah universitas ternama di Indonesia maupun Amerika Serikat.

“Kami memberikan bea siswa penuh bagi mahasiswa bersangkutan,” kata perwakilan USAID, Wahono Kolopaking saat sosialisasi di Balikpapan, Rabu (5/2).

Wahono mengatakan USAID membuka baea sisw S2 untuk jurusan pendidikan, kesehatan, lingkungan hingga kebijakan public bagi mahasiswa Indonesia. Rekrutmen sudah mulai dilaksanakan tahun ini 2013 untuk pemberangkatan proses perkuliahan 2015 mendatang.

“Nanti aka nada pembekalan pada mahasiswa yang terpilih selama 6 bulan di Jakarta, bagi mereka yang kuliah di luar negeri,” tuturnya.

USAID mensuport penuh seluruh biaya seperti perkuliahan, buku, keikutsertaan seminar luar negeri hingga biaya hidup yang total nilainya mencapai Rp 900 juta per mahasiswa. Tentunya mahasiswa bersangkutan harus memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan USAID.

“Ada persyaratan yang harus dipenuhi seperti TOEFL bahasa Inggris, IPK minimal, rekomndasi organisasi profesi dan sebagainya. Persyaratan dan form pendaftaran bisa dilihat di website USAID,” papar Wahono.

Program bea siswa USAID ini untuk umum ini sudah dimulai sejak 2007 silam dengan menghasilkan sebanyak 122 alumni lulusan S2 dalam dan luar negeri. Pertahunnya terdapat ribuan pelamar yang mendaftarkan diri untuk ikut dalam rekrutmen bea siswa S2 USAID.

“Tahun 2011 ada 1.300 pelamar dan yang lolos ada 30 orang. Demikian pula tahun tahun sebelumnya,” ungkap Wahono.