Persiba Sukses Bungkam Mitra Kukar 3 – 1
25 January 2012
Balikpapan Belum Merevisi Perda Miras
25 January 2012

Uang Lembur Belum Dibayar, Karyawan Mengadu ke Dewan

Balikpapan –

Sejumlah karyawan PT. BJ Service Indonesia maupun PT. ISS yang bekerja sebagai security outsourching mengadu ke Komisi IV DPRD Kota Balikpapan karena pihak perusahaan hingga kini belum membayar upah lembur mereka yang merupakan hak karyawan. Mereka meminta Komisi IV DPRD Kota Balikpapan memfasilitasi dan mendesak agar perusahaan membayar hak mereka.

Sebenarnya perusahaan tersebut, bukan pertama kali merugikan karyawan. Bahkan sebelumnya telah mendapat peringatan tiga kali dari Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Balikpapan karena kasus yang sama. Keluhan ini disampaikan langusng melalui perwakilan karyawan kepada Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Sri Hana, Rabu (25/1) di ruang Komisi IV.

Dalam pengaduannya ke Komisi IV, mereka menyampaikan keluahan soal upah lembur yang menjadi hak karyawan namun tidak dibayarkan hingga kini oleh pihak perusahaan. Selain melaporkan masalah upah lembur, para karyawan juga menyoal soal Jamsostek.

“Kita bekerja sebagai karyawan PT BJ Service Indonesia, sudah lama kita tidak dibayarkan lembur kita. Bahkan kita juga laporkan soal jamsostek yang tidak sesuai dengan yang kita bayarkan,” kata Wahyudi salah satu karyawan.

Menurut Wahyudi, yang dialami karyawana sudah berlangsung hampir setahun. ”Kita Bekerja selama setahun tapi yang dilaporkan ke Jamsosestek baru dua bulan. Tapi gaji kita terpotong selama 1 tahun,” terangnya.

Menanggapi hal ini Ketua Komisi IV  Sri Hana menyatakan segera akan meminta pihak PT BJ S ataupun ISS untuk segera menyelesaikan persoalan itu. “ Kalau tidak segera diselesaikan kita akan panggil  dan kita mediasi baik itu pihak PT BJS ataupun ISS Indonesia,” ujar politisi Demokrat ini.

Menurut Sri Hana Pihak ISS yang memperkejakan security dari PT BJS ini juga telah diberikan peringatan oleh Disnakersos kota sebanyak tiga kali unutk kasus yang sama. “Mereka (ISS) berjanji akan menyelesaikan kasus ini pada Februari 2012 ini,” tandasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *