Dalam pengaduannya ke Komisi IV, mereka menyampaikan keluahan soal upah lembur yang menjadi hak karyawan namun tidak dibayarkan hingga kini oleh pihak perusahaan. Selain melaporkan masalah upah lembur, para karyawan juga menyoal soal Jamsostek.

“Kita bekerja sebagai karyawan PT BJ Service Indonesia, sudah lama kita tidak dibayarkan lembur kita. Bahkan kita juga laporkan soal jamsostek yang tidak sesuai dengan yang kita bayarkan,” kata Wahyudi salah satu karyawan.

Menurut Wahyudi, yang dialami karyawana sudah berlangsung hampir setahun. ”Kita Bekerja selama setahun tapi yang dilaporkan ke Jamsosestek baru dua bulan. Tapi gaji kita terpotong selama 1 tahun,” terangnya.

Menanggapi hal ini Ketua Komisi IV  Sri Hana menyatakan segera akan meminta pihak PT BJ S ataupun ISS untuk segera menyelesaikan persoalan itu. “ Kalau tidak segera diselesaikan kita akan panggil  dan kita mediasi baik itu pihak PT BJS ataupun ISS Indonesia,” ujar politisi Demokrat ini.

Menurut Sri Hana Pihak ISS yang memperkejakan security dari PT BJS ini juga telah diberikan peringatan oleh Disnakersos kota sebanyak tiga kali unutk kasus yang sama. “Mereka (ISS) berjanji akan menyelesaikan kasus ini pada Februari 2012 ini,” tandasnya.