Yong Moo DoNewsBalikpapan –

Komando Daerah Militer VI Mulawarman menggelar turnamen seni bela diri Yong Moo Do di Balikpapan Kalimantan Timur, Rabu (17/12/2014).  Turnamen ini memperebutkan Piala Kasad Cup yang untuk kali ke empat dilaksanakan.

“Seluruh unsur TNI AD mengirimkan perwakilan  atlitnya di turnamen ini,” kata Wakil Kepala Staf TNI AD, Letnan Jenderal M Munir di Balikpapan.

Munir mengatakan turnamen ini diikuti setidaknya 1.005 atlit bela diri Yong Moo Do yang berasal dari 27 kontingen. Para atlit bela diri ini seluruhnya adalah personil aktif TNI AD yang berasal dari berbagai kesatuan.

Wakil Kasad, Letnan Jenderal M Munir membuka secara resmi turnamen adu jotos ini di Gedung DOME Balikpapan. Pembukaan turnamen ini dihadiri pula Presiden Yong Moo Do asal Korea Selatan, Kim Byong Cun dan Wakil Presiden Yoong Moo Do Jenderal (Purn) Toisutta.

Kepala Staf TNI AD, Jenderal Gatot Nurmantyo nantinya yang akan menutup sekaligus menyerahkan Piala Kasad Cup pada para prajurit ini.

Dalam sambutannya, Munir menyatakan seni bela diri Yong Moo Do sangat dibutuhkan prajurit TNI dalam menunjang tugas bela negara. Yong Moo Do sendiri merupakan penggabungan judo, karate, jujitsu dan taek won do, katanya menjadi salah satu seni bela diri wajib di lingkungan TNI AD saat ini.

Munir menyebutkan pihaknya punya kepentingan dalam memasyarakatkan Yong Moo Do di lingkungan masyarakat Indonesia. Sudah ada rencana mengikutsertakan Yong Moo Do sebagai salah satu cabang olahraga di Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

“Menjadi salah satu cabang eksebisi dalam PON mendatang,” ungkapnya.

Pelatih Yong Moo Do, Nam Deok Ho mengatakan seni bela diri sangat digemari di negeri asalnya yakni Korea Selatan disamping halnya Taek Won Do. Selain melatih kemampuan fisik bela diri, katanya Yong Moo Do juga menanamkan jiwa disiplin seperti halnya kehidupan militer.

“Kalau sekolah kan tidak bisa memberikan disiplin dengan maksimal, lain halnya dengan Yong Mo Do,” kata pria usia 30 tahun yang beristrikan orang Bandung ini.

Nam Deok mengatakan perkembangan Yong Moo Do sangat pesat di dunia saat ini. Indonesia menjadi salah satu tempat penyebaran olahraga bela diri terbesar saat ini dengan ribuan pesertanya.

“Indonesia paling besar peminatnya saat ini,” papar atlit Yong Moo Do yang menyandang sabuk ban empat ini.