Andi Burhanuddin Solong

Andi Burhanuddin Solong

Balikpapan –

Pemerintah Kota Balikpapan Kalimantan Timur akan rutin melakukan tes narkoba kepada seluruh pejabat pegawai negeri sipil hingga anggota legeslatif setempat. Alokasi anggaran tes narkoba sudah teralokasi kas Balikpapan sebesar Rp 1,5 miliar.

“Tahun ini akan rutin melakukan tes narkoba,” kata Ketua DPRD Balikpapan, Andi Burhanuddin Solong, Kamis (16/5).

Burhan mengatakan tes narkoba sudah beberapa kali dilakukan anggota legeslatif bersama unsur pegawai negeri sipil Balikpapan. Balikpapan sudah berkomitmen agar terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Tahun lalu kita melakukan pemeriksaan narkoba, tahun ini juga akan dilakukan,” tegasnya.

Pemkot Balikpapan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam pelaksanaan tes narkoba pada pejabat setempat. Mekanisme pelaksanaan tes jadi kewenangan BNN selaku intitusi konsen dibidangnya.

“Nanti mekanismennya BNN Balikpapan, dananya kita serahkan, ini sebagai bentuk pencegahan,” ujarnya.

BNN akan melakukan tes narkoba lewat rambut yang mempunyai tingkat akurasi tinggi. Rambut mampu mendeteksi penggunaan narkoba selama kurun lima tahun terakhir.

Burhan mengatakan penyalahgunaan narkoba sudah jadi musuh seluruh warga masyarakat di Indonesia.  Pemeriksaan narkoba tersebut dilakukan sebagai bukti komitmen mendukung Indonesia bebas narkoba 2015.

Tes narkoba nantinya akan jadi budaya wajib DPRD Balikpapan. Anggota dewan hasil pemilu mendatang juga akan diwajibkan melakukan tes narkoba secara rutin.

Bagi mereka yang terbukti mengkonsumsi narkoba, kata Burhan wajib mundur dari jabatannya ini. Sebagai pejabat Negara, menurutnya mereka tidak boleh melanggar aturan Undang Undang sudah jadi kesepakatan bersama.

“Terbukti melanggar Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkoba, harus mundur,” ucapnya.

Terbukti kota Balikpapan menjadi salah satu target praktek peredaran narkoba mafia internasional. Selama awal tahun ini berhasil diamankan setidaknya 6 kilogram sabu sabu pengiriman bandar narkoba dari India lewat jasa post.