Kalimantan

Kalimantan

Balikpapan –

PT Telkom Indonesia membentangkan kabel fiber optic sepanjang 182 menghubungkan Tanjung Selor, Tanah Kuning, Tanjung Batu, Mamburungan dan Tarakan. Kabel fiber optic ini merupakan akses data sistim komunikasi kabel laut kapasitas maksimal 1.200 giga byte untuk warga perbatasan Indonesia – Malaysia.

“Untuk peningkatan kualitas komunikasi dibawah Telkom Group,” kata Manager Regional Communication Kalimantan, Noercahyo Setiabudi, Senin (24/6).

Noercahyo mengatakan kabel fiber optic ini dibentangkan di sepanjang wilayah darat maupun lautan kawasan perbatasan di Kalimantan Utara. Detail pengerjaannya adalah Tanjung Selor – Tanah Kuning (75 kilometer), Tanah Kuning – Tanjung Batu (88 kilometer) dan Tanjung Batu – Mamburungan – Tarakan (19 kilometer).

“Untuk Tanah Kuning – Tanjung Batu dibentangkan melintasi laut oleh para tenaga ahli kami,” ujarnya.

Kabel fiber optic ini, lanjut Noercahyo sudah mampu dinikmati masyarakat perbatasan pada akhir Juli nanti. Menurutnya masyarakat mampu menikmati peningkatan layanan komunikasi maupun data seperti halnya kota utama di Kalimantan Timur.

“Jaringan internet, telpon akan mampu lebih maksimal seperti halnya kota lain di Kaltim,” ujarnya.

Telkom selama ini hanya bertumpu pada radio dengan kapasitas 775 mega byte bagi warga perbatasan Kalimantan Utara. Sehingga tidak heran layanan data Telkom diakui lambat untuk kawasan perbatasan.

“Lambat layanan data di sana  sebelumnyaa. Keluhan kecepatan akses data dan internet di daerah Tarakan dan Nunukan cukup tinggi, oleh sebab itu dengan selesainya pembangunan kabel laut Tanjung Selor – Tarakan kendala komunikasi menggunakan data internet teratasi,” papar Noercahyo.

Pekerjaan pembangunan transport komunikasi fiber optik khusus di Kalimantan Timur telah selesai sampai Tanjung Selor. Telkom mempertimbangkan percepatan pertumbuhan potensi ekonomi Kalimantan Utara juga sebagai bagian dari Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) koridor Kalimantan.

Telkom segera menuntaskan pemenuhan transport komunikasi menggunakan pembagunan Kabel laut. Pembangunan ini merupakan salah satu upaya Telkom memperkuat jaringan infrastruktur Indonesia Digital Network (IDN) yang akan menghubungkan seluruh nusantara.

”Selesainya pekerjaan jaringan kabel serat optik dengan sistem transmisi DWDM (Dense Wavelength Division Multiplexing) ini dampaknya dapat mengakomodasi kebutuhan broadband dan layanan Telkomsel dengan kapasitas 10 Gigabyte pada tahap awal,” tutur Noercahyo.

Warga Tarakan, Muhdi mengungkapkan jaringan data komunikasi di kawasan perbatasan Indonesia – Malaysia memang memprihatinkan. Butuh waktu hingga berjam jam untuk mengirimkan data gambar lewat jalur internet di Tarakan.

“Malahan seminggu ini sedang parah parahnya,” tuturnya.

Sehingga, Muhdi sangat menunggu janji Telkom untuk peningkatan layanan komunikasi dan data di Kalimantan Utara. Menurutnya warga perbatasan juga semestinya mendapatkan prioritas layanan komunikasi seperti kota/kabupaten lainnya di Indonesia.