Schaller mengaku tidak punya banyak waktu untuk membenahi stamina seluruh pemain dengan pertandingan kompetisi LSI yang masih tersisa. Menurutnya butuh waktu cukup panjang untuk mensesuaikan stamina anak anak Persiba agar mampu bersaing dengan rival rivalnya di kompetisi negeri ini.

Sehubungan agenda lawatan ke Jawa Timur, Schaller mengatakan terpaksa akan menggenjot stamina seluruh pemain jelang sepekan sebelum keberangkatan. Persiba dijadwalkan menjalani tiga pertandingan lawatan ke Gresik United, Deltras Sidoarjo dan Arema Indonesia.

“Semoga dengan waktu yang ada stamina pemain bisa pulih,” paparnya.

Pertandingan di Bumi Kalimantan, Persiba hanya menuai kekalahan kandang atas Sriwijaya FC dengan skor 2 – 3. Sisa tiga pertandingan, Persiba mampu menundukan Persisam Putra Samarinda, Persiram Raja Empat dan menahan imbang Mitra Kukar.

Melawan tamunya Persiram, Persiba mampu menang telak lewat skor 5 – 1 dipersembahkan para pemain utamanya seperti Aldo Baretto, Sultan Samma, Syaiful dan Kenji Adachihara. Publik Stadion Parikesit Balikpapan sempat terdiam menyaksikan gol cepat Kubay Qudian menit ke 1 memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Balikpapan.

Kemenangan ini membuat posisi Persiba terdongkrak ke peringkat 5 klansemen sementara Liga Super Indonesia dengan mengumpulkan 45 poin dari 28 laga. Persiba menggeser posisi Persela Lamongan yang musti rela posisi turun ke peringkat 6 kompetisi.

Persiram masih berada di zona merah klansemen peringkat 17 sementara klansemen lewat pengumpulan 24 poin dari 26 kali laga.