Kilang Pertamina BalikpapanNewsBalikpapan –

Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan Kaltim mengkalim serapan anggaran masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) 70 persen hingga akhir 2013 lalu. Pasalnya, tahun 2012 lalu serapan anggaran masing-masing SKPD rata-rata hanya sekitar 67 persen dan silpa APBD mencapai Rp 984 miliar.

“Artinya ada perbaikkan dibanding tahun 2012,” kata Sekretaris Kota Balikpapan Sayid MN Fadly.

Serapan anggaran tahun 2013 diatas angka 70 persen lebih (75 persen), dari total anggaran belanja langsung sekitar Rp1,3 triliun. Meski diakuinya, angka tersebut, tidak mencapat target yang dicanangkan sekitar  90 persen.

Persoalan pembebasan lahan untuk proyek pembangunan masih menjadi pemicu utama belum maksimalnya serapan anggaran. Menurutnya, negoisasi harga yang terkadang menjadi kendala, termasuk sertifikat ganda yang juga kerap ditemukan.

Disamping itu kata Fadly, soal lelang juga menjadi kendala tidak maksimalnya penyerapan anggaran.

Dari evaluasi yang dilakukan hasil kinerja masing-masing SKPD tahun 2013, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan yang serapan anggarannya mendapat raport merah. Sedangkan tahun 2012 lalu Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Balikpapan.

Kendati begitu, dia tetap optimis, tahun 2014 penyerapan anggaran masing-masing SKPD akan lebih baik.