Pelaku narkoba

Pelaku narkoba

Balikpapan –

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Balikpapan untuk kesekian kalinya membongkar praktek penyelundupan narkoba jenis 536 gram methampethamine alias sabu sabu asal India. Paketan narkoba ini diselundupkan lewat jalur post asal pengiriman, Syed Mukhri, Street Katha Bazar Masjid Bunder 15 Mumbei India.

“Kami mencurigai ada paket sehingga diputuskan untuk membongkar paket itu,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Madya Pabean B Balikpapan, Djanurindro Wibowo, Kamis (28/3).

Djanurindro mengatakan paketan sabu sabu tersebut disamarkan dalam selongsong empat buah piston mobil truk diameter besar. Dalam selongsong piston mesin mobil ini, katanya empat paketan narkoba tersimpan rapi lolos dari deteksi peralatan petugas.

“Pengerjaanya sangat rapi dan tidak mungkin dilakukan oleh bengkel biasa. Mereka professional dan mungkin juga bandar internasional,” paparnya.

Bersama kepolisian, Djanurindro berhasil menjebak salah satu pelaku sindikat ini yaitu Nurmansyah alias Emon (39 tahun) sebagai penerima paketan barang haram tersebut. Pelaku mengambil paketan narkoba di Kantor Pos Balikpapan yang saat itu sudah menunggu petugas Direktorat Narkoba Polda Kaltim.

“Kami jebak dengan polisi, sekarang pelaku dan barang bukti akan kami serahkan pada polisi,” ungkapnya.

Selama tiga bulan terakhir sedikitnya terdapat empat kali pengiriman sabu sabu asal India masuk di Kaltim yang totalnya seberat 6 kilogram. Modusnya cukup canggih dengan menyelipkan sabu sabu tersebut didalam berbagai peralatan otomotif.

Kantor Bea Cukai Balikpapan terbilang selalu waspada adanya paket pengiriman yang berasal dari India. Mereka akan extra hati hati dalam melakukan pengecekan dalam antisipasi peredaran narkoba lintas Negara.

“Saat tahu asalnya dari India akan langsung kita periksa dengan ketat. Saat kita menangkap sabu sabu bulan Februari lalu, Bandara JFK di Amerika Serikat juga membongkar paket heroin asal India juga,” ungkapnya.