Namun hingga kini pihaknya masih menunggu kedatangan alat dari pusat yang rencananya akan tiba pada April ini. Ia memperkirakan pelaksanaan E-KTP akan molor dari target yang selesai Oktober mendatang  jika peralatan  utama tersebut belum dikirim ke Balikpapan.

“Kita sekarang hanya bisa menunggu saja alat datang. Proses sosialisasi sudah selesai kita lakukan,” tandasnya.

Kota Balikpapan pelaksanaan E-KTP masuk dalam tahap kedua bersama 299 kabupaten kota di Indonesia. Sebanyak 439 ribu penduduk wajib E-KTP.