“Memang kita defisit, tapi untuk menutupi anggaran itu sudah kita hitung dengan penerimaan tambahan seperti silpa tahun lalu Rp186.534.038763 kemudian dikurangi pengeluaran 9.875.000.000. Jadi sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan itu nihil atau pas,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Wahyu Hartono..

Dewan mengharapakn agar jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dilingkungan Pemkot Balikpapan tidak menjadikan minimnya anggaran sebagai alasan dalam bekerja. Sebaliknya dengan keterbatasan anggaran mendorong SKPD lebih kreatif dan inovatif dalam mengelola anggaran.

“APBD 2012 harus dikawal dan diawasi dengan seksama, sehingga sesuai
harapan dan serapannya juga maksimal. Kami juga merasa puas dan optimitis setelah menyimak nota penjelasan wali kota. Semua kritik dan saran kami dapat dijawab dengan tepat,” kata anggota Badan Anggaran DPRD Kota Balikpapan Ida Prahastuti.